Fadli Minta Jokowi Copot Menag, Ruhut Sitompul: Apa Dia Mau Saya Bilang Kadrun?

Jumat, 04 September 2020 – 14:44 WIB
Politikus PDIP Ruhut Sitompul. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ruhut Sitompul merespons permintaan anggota DPR RI Fadli Zon kepada Presiden Joko Widodo untuk mencopot Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.

Permintaan Fadli itu sebagai respons atas pernyataan Menag Fachrul soal pola masuknya radikalisme ke masjid-masjid di lingkungan pemerintah, yakni melalui anak-anak berpenampilan good looking dengan penguasaan bahasa Arab bagus, bahkan hafiz Alquran.

BACA JUGA: Fadli Zon Minta Menteri Ini Diganti, Fahri Hamzah Hanya Lapor

"Apa yang dikatakan beliau (Menag, red) itu adalah fakta. Jadi ngapain Fadli Zon musti ikut campur?" ujar Ruhut saat dihubungi jpnn.com, Jumat siang (4/9).

Mantan anggota Komisi III DPR itu mengingatkan Fadli mengurusi persoalannya sendiri.  "Urus saja urusan dia, sekarang dia hanya sebagai anggota DPR, bukan pimpinan lagi. Enak saja main suruh-suruh pecat. Siapa dia?" ucap Ruhut.

BACA JUGA: Sindiran Fadli Zon untuk Pernyataan Puan Maharani soal Sumbar & Pancasila

Saat dihubungi, Ruhut mengaku tengah berada di Papua bersama rombongan ormas Pejuang Bravo Lima. Fachrul Razi yang juga pensiunan jenderal TNI menjadi ketua umum di organisasi sukarelawan pendukung Presiden Jokowi itu.

Hal ini sebelumnya diketahui dari unggahannya lewat akun di Twitter.

BACA JUGA: Fairuz A Rafiq Keguguran, Sonny Septian: Enggak Ada Orang yang tidak Sedih Ditinggal Anaknya

"Selamat tinggal Papua, Aku bersama rombongan Ormas Pejuang Bravo Lima kembali ke Ibu Kota Negara RI. Bpk Mayjen Purn TNI AD Heriyono dan Bpk Letjen Purn TNI AD Suadi Marasabessy mendampingi Bpk Jend Purn TNI AD H Fachrul Razi Ketua Umum Pejuang Bravo Lima dan Menteri Agama RI MERDEKA," tulis @ruhutsitompul.

Ruhut meyakinkan bahwa paparan Menag Fachrul Razi dalam webinar bertajuk 'Strategi Menangkal Radikalisme pada Aparatur Sipil Negara' di kanal YouTube Kementerian PAN-RB pada Rabu (2/9) kemarin, berdasarkan data yang dimiliki.

Untuk itu, Ruhut meminta Fadli tidak usah ikut campur.

"Berdasarkan data lah. Kalau enggak ada data kan enggak mungkin ngomong begitu. Ini kan yang kebakaran jenggot kadrun-kadrun. Apa dia (Fadli, red) mau saya bilang kadrun juga?" tegas mantan juru bicara Partai Demokrat itu.(fat/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler