Fadli Zon Menyebut Ada Pihak Ambil Keuntungan dari Kesusahan Rakyat

Sabtu, 05 September 2020 – 12:39 WIB
Fadli Zon. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon merespons adanya pihak-pihak tertentu yang mengambil keuntungan dari uji usap COVID-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Mantan wakil ketua DPR itu menyesalkan adanya RS yang mengambil kesempatan dalam kesempitan terkait uji usap PCR tersebut.

BACA JUGA: Ruhut Sitompul Minta Fadli Zon Jangan Ikut Campur Urusan Jenderal Bintang Empat

Bahkan, ia menilai hal semacam ini merupakan tindakan mengambil keuntungan dari kesusahan.

"Kesempatan dlm kesempitan. Keuntungan dr kesusahan," twit Fadli di akun @fadlizon di Twitter dilihat, Sabtu (5/9).

BACA JUGA: Fadli Zon: Sebaiknya Menteri Ini Diganti Saja, Pak Jokowi

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) itu menilai RS seenaknya menentukan harga uji usap PCR karena tidak ada standar aturan terkait berapa yang seharusnya dibayar masyarakat.

"Knp RS bisa seenaknya tentukan harga, krn tak ada aturan harga PCR," kata Fadli Zon.

BACA JUGA: Berita Duka: Deril dan Melki Meninggal Dunia, Semoga yang Lain Kapok

Sebelumnya, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) Doni Monardo mengungkapkan ada rumah sakit yang mematok harga tes usap (swab) menggunakan metode polymerase chain reaction di atas Rp 2,5 juta.

Menurut Doni, harga asli swab PCR di kisaran Rp 500 ribu

“Ada rumah sakit yang mematok harga PCR swab di atas Rp 2,5 juta, padahal harga rutin atau harga yang biasa kami lihat tidak pernah lebih Rp 500 ribu per unit atau per pemeriksaan spesimen,” kata Doni dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Kamis (3/9).

Jebolan Akademi Militer (Akmil) 1985 itu memastikan akan membicarakan persoalan tersebut bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto guna mengambil langkah-langkah penertiban. (boy/jpnn)

 

 

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler