Firasat Kematian “Indah” Jarkasih, Meninggal saat Mengimami Salat Tarawih

Minggu, 28 Mei 2017 – 14:58 WIB
Jarkasih dimakamkan. Foto: Kaltim Post/JPNN

jpnn.com, SAMARINDA - Kepergian Jarkasih saat mengimami salat Tarawih di Langgar Al Fajri, Jalan KH Khalid, Samarinda Ilir, Jumat (26/5) membawa duka bagi keluarga dan tetangga.

Tak ada yang menyangka pria 69 tahun itu meninggal dengan “indah”.

BACA JUGA: Jadi Imam Salat Tarawih, Jarkasih Meninggal saat Rakaat Ketujuh

Sebab, Jarkasih terlihat masih sehat dan tak memiliki penyakit kronis.

Namun, salah satu makmum mengaku melihat ada yang aneh dengan gelagat Jarkasih.

BACA JUGA: Samarinda Segera Punya Kampung Warna-warni

Lantunan ayat Alquran yang terucap dari bibir Jarkasih tak seperti biasanya.

“Almarhum itu baca doanya tidak seperti biasanya dan terbata-bata,” ujar Sapriansyah, adik Jarkasih menirukan perkataan makmum, Sabtu (27/5).

BACA JUGA: Trio Asing Borneo FC Pilih Geber Fisik Ketimbang Liburan

Dia mengaku sempat berkomunikasi dengan Jarkasih melalui telepon genggam.

“Dia (Jarkasih) mengeluh tidak kuat kalau lama-lama berdiri dan saya bilang bergantian dengan imam yang lain di sana (Samarinda),” tambah Sapriansyah.

Menurut Sapriansyah, Jarkasih merupakan sosok yang sangat disiplin tentang agama.

Jarkasih, sambung Sapriansyah, pernah memarahi anak-anaknya yang meninggalkan salat.

“Beliau memang kesehariannya sejak muda sudah berkecimpung dalam urusan agama,” ujar Sapriansyah. (dra/rom)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pencuri Helm Dipukuli, Diseret, Diikat di Pohon, Meninggal


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler