Firdaus Berlari ke Hutan, Sempat Berteriak, Kemudian Hening

Senin, 28 Maret 2022 – 19:55 WIB
ilustrasi Harimau Sumatera. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAMBI - Empat pekerja PT Putra Duta Indonesia Wood (PDIW) diserang harimau Sumatera (Panthera tigris Sumaterae), pada Jumat (25/3).

Tiga orang pekerja berhasil menyelematkan diri, sedangkan satu orang tewas secara tragis.

BACA JUGA: Pesta Pernikahan di Balai Desa Berubah Mencekam, Banjir Darah!

Korban yang tewas bernama Firdaus (42). Keempatnya saat itu sedang beristirahat di kawasan hutan eks HPH PT PDIW di Desa Puding, Kumpeh Ilir, Jambi.

“Jasad korban sudah kami evakuasi dari lokasi kejadian,” kata Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja, Senin (28/3).

Evakuasi korban, lanjut AKBP Yuyan, dibantu tim Satreskrim Polres Muaro Jambi dan BKSDA.

BACA JUGA: Polisi Iseng Buka Casing Hp Milik RB, Astaga!

Di lokasi kejadian ditemukan adanya bekas terkaman dan gigitan harimau pada bagian tubuh korban, bahkan ada yang terputus.

Kronologi kejadian, saat itu korban bersama tiga orang rekan kerjanya, yakni Ilham, Arianto, dan Irwan sedang beristirahat di kawasan hutan eks HPH PT PDIW.

BACA JUGA: Harimau Berkeliaran, Hewan Warga di Batanghari Dimangsa

Posisi korban Firdaus saat itu sedang bersama dengan satu rekan kerjanya, Arianto yang berada tidak jauh dari lokasi ekskavator.

Dua orang teman kerja korban lainnya, Ilham dan Irawan berada di ekskavator untuk beristirahat.

Salah satu teman kerja korban yang ada di ekskavator melihat seekor harimau berjalan mendekati Firdaus yang saat itu sedang berdiri.

Rekan korban yang berada di atas ekskavator langsung berteriak.

Mendengar teriakan tersebut, teman kerja korban langsung berlari ke arah ekskavator, sedangkan Firdaus berlari ke arah hutan.

Saksi melihat harimau tersebut bergerak mengejar korban yang sedang berlari ke arah hutan.

Para saksi yang menyelamatkan diri ke ekskavator itu hanya mendengar satu kali teriakan dari korban dan selanjutnya tidak ada lagi.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan mengatakan setelah kejadian, pada hari berikutnya, Sabtu ( 26/3), ketiga saksi mendatangi pemukiman warga untuk meminta pertolongan.

Pada Minggu (27/3), polisi dan BKSDA turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban.

Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan anggota tubuh tidak lengkap.

Jasad korban sudah dievakuasi dari hutan dan diserahkan kepada pihak keluarga korban dan dimakamkan. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Janda Datang, Kantor Satpol PP Geger, Tinggalkan Surat Wasiat


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler