FITUR 2024, Paviliun Indonesia Dikunjungi 6.600 Pengunjung 

Senin, 29 Januari 2024 – 17:00 WIB
Pameran yang berlangsung pada 24 – 28 Januari 2024 di Madrid itu dipadati 6.600 pengunjung yang datang ke booth paviliun Indonesia. Foto source for JPNN.com

jpnn.com, MADRID - Indonesia sukses memukau pasar Eropa dan Amerika Latin, pada pameran pariwisata Internasional terbesar ke-2 di dunia, yaitu Feria Internacional de Turismo (FITUR).

Pameran yang berlangsung pada 24-28 Januari 2024 di Madrid, itu dipadati 6.600 pengunjung yang datang ke booth paviliun Indonesia.

BACA JUGA: KLHK akan Buka Paviliun Indonesia di COP 28 Dubai, Wow

Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Spanyol terhadap Indonesia sebagai destinasi, serta kebangkitan pariwisata global.

Peningkatan pengunjung booth Indonesia seiring dengan rekor tingkat partisipasi dan pengunjung sepanjang 44 tahun penyelenggaraan pameran FITUR.

BACA JUGA: Resmikan Paviliun Indonesia, Presiden Jokowi Sebut Indonesia Sebagai Land of Opportunity

Pada FITUR 2024 ini, terdapat 152 negara partisipan, dengan jumlah pengunjung yang mencapai 250 ribu orang, terdiri dari 153 ribu pelaku usaha dan 97 ribu masyarakat umum.

Di FITUR 2024, Paviliun Indonesia menghadirkan nuansa tekstil nusantara beragam dengan sentuhan modern. Hal ini menunjukan bahwa, Indonesia yang terkenal dengan kekayaan alam serta warisan budayanya juga berkembang dengan kemajuan yang ada. 

BACA JUGA: Paviliun Indonesia COP-26 UNFCCC Tunjukan Aksi Iklim Indonesia pada Dunia

Salah satunya, para pengunjung dapat mencicipi produk herbal asli Indonesia Antangin yang nikmat disajikan juga dalam bentuk Tempur Angin (Teh Campur Antangin). Daya tarik lain adalah Coffee Bar yang menghadirkan kopi premium Indonesia.

Tak hanya itu, dalam booth Paviliun Indonesia juga memperkenalkan Grab sebagai mitra superapp yang menawarkan berbagai layanan seperti transportasi, pemesanan dan pengiriman makanan, barang dan kebutuhan harian, finansial, dll yang menjangkau tidak hanya Indonesia namun juga Asia Tenggara sehingga memudahkan mobilitas dan kebutuhan sehari-hari para wisatawan.

Paviliun Indonesia memikat perhatian pengunjung dengan kehadiran model berbusana kostum “karnival” adat Indonesia, dan tarian Sumatera Barat yang dibawakan oleh penari asal Venezuela yang pernah menerima beasiswa seni budaya di Indonesia. 

Kesuksesan paviliun Indonesia tidak terlepas dari dukungan kemitraan Pemerintah-Swasta-diaspora di mana Kementerian Luar Negeri, KBRI Madrid, Kementerian Perdagangan, Antangin, Grab, Melia Hotels Internasional, serta masyarakat diaspora bergabung dalam langkah sinergi promosi pariwisata Indonesia. 

Seiring semangat bersama tersebut, “5 New Bali”, yakni Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, Likupang dan Mandalika dipublikasikan secara khusus.

Duta Besar RI untuk Spanyol Muhammad Najib menyampaikan bahwa pendekatan kemitraan ini tidak ditujukan pada kepentingan promosi pariwisata semata, namun juga untuk meningkatkan ekspor. 

"Hal itu dicerminkan dengan tanggapan positif masyarakat Spanyol dan negara lain atas produk Antangin maupun kopi Indonesia," kata Dubes Muhammad Najib dalam keterangannya dikutip Senin (29/1).

Kepala Kanselerai KBRI Madrid, Bpk. Satryo Brotodiningrat menambahkan partisipasi Indonesia pada FITUR 2024 juga menjadi salah satu langkah awal dalam menjalankan mandat Indonesia sebagai anggota Komite Eksekutif UNWTO (Badan Pariwisata PBB) periode 2023-2027.

Ini diharapkan dapat menyoroti pentingnya UMKM dan dukungan bagi upaya pariwisata berkelanjutan di negara berkembang. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler