FPI Klaim Temukan Barang Haram di Lokasi DWP, Begini Tanggapan Pemprov DKI

Kamis, 19 Desember 2019 – 20:07 WIB
DWP 2018. Foto: Ismaya Live

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanggapi pernyataan FPI soal temuan minuman keras dan kondom di lokasi Djakarta Warehouse Projecet (DWP) 2019.  Pemprov berjanji mengevaluasi pelaksanaan acara hiburan tersebut.

"Sudah lewat itu ah (acara DWP). Saya belum disampaikan evaluasi. Ya nanti kami cek, kami evaluasi bareng," ucap Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

BACA JUGA: Temui Gubernur Anies, FPI Tunjukkan Bukti Maksiat di DWP

Diinformasikan sebelumnya, FPI mengklaim menemukan benda-benda haram di lokasi DWP, Kemayoran, Jakarta Pusat mulai dari minuman keras, hingga kondom.

"Minuman keras, kondom, dan beberapa lainnya. Barangnya ada sama kami," ucap Sekretaris Umum (Sekum) FPI Munarman saat dimintai konfirmasi wartawan.

BACA JUGA: DJ Devarra Dinilai Keliru Memutar Lagu Indonesia Raya di DWP 2019

Munarman menyatakan temuan itu telah disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Temuan itu disampaikan saat FPI menyampaikan penolakan terhadap acara DWP kepada Anies.

"FPI bersama para alim ulama sudah bertemu Gubernur DKI Jakarta pada Selasa kemarin, dan sudah menyampaikan bukti-bukti berbagai barang haram yang dijual di dalam area DWP," katanya.

BACA JUGA: Novel 212 Desak Gubernur Anies Bubarkan Acara Dugem DWP di JIExpo

Dalam pertemuan dengan Anies, Munarman mengatakan sempat meminta agar kegiatan bersifat hedonisme itu tak lagi diberi izin. Diketahui, FPI memprotes Pemprov DKI mengizinkan digelarnya DWP.

Selain itu, FPI memprotes pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 kepada diskotek Colosseum yang memenangi kategori Nominasi Hiburan & Rekreasi-Klab Malam & Diskotek.

"Kami sudah menyampaikan agar kegiatan hura-hura hedonisme dan maksiat tersebut tidak lagi diberi izin oleh Dinas Pariwisata," kata Munarman.


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler