FPUIB Tak Terima Habib Rizieq Disebut Bukan Keturunan Rasulullah

Rabu, 25 November 2020 – 17:22 WIB
Warga melintasi spanduk Habib Rizieq Syihab di Jalan Raya Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, beberap waktu lalu. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, SERANG - Koordinator Forum Persatuan Umat Islam Banten (FPUIB) Al Faqier Abu Wildan menerangkan alasan utama pihaknya menggelar apel akbar menyambut kedatangan Habib Rizieq, di Serang, pada Rabu (25/11).

Beberapa hari lalu di Banten sempat ada penolakan kedatangan Habib Rizieq yang memang sempat hendak datang ke Banten.

BACA JUGA: Sudah Ada Izin Polisi, Apel Akbar Habib Rizieq Tetap Digelar di Serang

Bahkan, diduga ada tindakan penghinaan pada penolakan tersebut.

"Pada Jumat, 20 November di Alun-Alun Barat Kota Serang telah terjadi peristiwa penolakan oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap rencana kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab ke tanah Banten,” kata Al Faqier ketika dikonfirmasi, Rabu (25/11).

BACA JUGA: Habib Rizieq Dikirimi Karangan Bunga Positif Covid-19 dari Politikus PDIP, Begini Reaksi Keras FPI

“Tidak berhenti sampai di situ, tuduhan terhadap beliau (Habib Rizieq) bukan dari keturunan Rasulullah disertai aksi pembakaran spanduk yang bergambar beliau sangat melukai kami sebagai umat Islam, terutama di Banten, yang justru sangat merindukan kedatangan beliau," tutur Al Faqier.

Menurut dia, setiap muslim dianjurkan untuk memuliakan dan menghormati para keturunan Rasulullah yang memiliki ikatan nasab.

BACA JUGA: Putri dan Menantu Habib Rizieq Tak Hadir, Brigjen Awi: Kalau Sudah Penyidikan, Sudah KUHAP, Berarti Apa?

Atas hal itu, dia mengimbau kepada umat Islam di Banten untuk menyambut dan menghormati kedatangan Habib Rizieq.

Nah, lantaran adanya penolakan tadi, FPUIB pun tergerak menggelar apel akbar di Serang, Banten, Rabu (25/11).

"Apel ini untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa serta menyambut kedatangan Habib Rizieq Shihab," katanya. (cuy/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler