Fraksi PKS: Tangkap Jozeph Paul Zhang, Umat Islam jangan Terpancing

Minggu, 18 April 2021 – 17:25 WIB
Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini. Foto: Humas FPKS DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini meminta aparat kepolisian segera menangkap Jozeph Paul Zhang, pria yang mengaku Nabi ke-26, dan telah menghina Nabi Muhammad SAW, serta menista ajaran Islam.

"Pertama, kami mengecam keras pernyataannya (Jozeph) yang menghina Nabi Muhammad SAW serta menista keyakinan dan ajaran umat Islam,” kata Jazuli dalam keterangannya, Minggu (18/4).

BACA JUGA: Bareskrim Polri: Sejak 2018, Jozeph Paul Zhang Sudah Tidak Ada di Indonesia

“Kedua, kami meminta aparat kepolisian bergerak cepat menangkap dan memproses yang bersangkutan dengan dugaan melakukan penistaan terhadap agama," lanjut anggota Komisi I DPR RI itu.

Jazuli mengatakan respons cepat aparat penting sekali agar tidak ada pihak yang memancing di air keruh menggunakan isu sensitif keyakinan beragama sehingga bisa memicu konflik horisontal.

BACA JUGA: Pernyataan Jozeph yang Diduga Menghina Nabi Muhammad Melukai Perasaan Umat Islam

Apalagi, lanjut dia, Jozeph menggunggah penyataannya melalui media sosial dan jelas-jelas provokatif terhadap ajaran Islam.

Selain itu, kata Jazuli, Jozeph menantang berbagai pihak untuk melaporkan pernyataannya yang insinuatif tersebut kepada aparat.

BACA JUGA: Jozeph Mengaku Nabi ke-26, Kapolri Langsung Turun Tangan

“Maka aparat harus segera bertindak agar kedamaian bangsa tetap kondusif," kata Jazuli.

Legislator Dapil Banten ini mengimbau masyarakat khususnya umat Islam agar tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Apalagi, lanjut dia, saat ini umat Islam sedang khusyuk melakukan ibadah puada di bulan Ramadan.

"Serahkan semua pada aparat dan proses hukum yang berlaku karena kita yakin penistaan agama dan keyakinan di republik ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan konstitusi. Idak ada tempat bagi penista agama," katanya.

Oleh karena itu, Jazuli mengimbau anak bangsa senantiasa menjunjung nilai dan etika kebangsaan.

"Sebagai anak bangsa kita dilarang menista dan menghina agama-agama yang diakui di negeri ini," pungkas Jazuli Juwaini. (boy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler