FTBM dan Sedekah Mainan Peringati Hari Laut Sedunia di Pesisir Utara Jakarta

Rabu, 09 Juni 2021 – 22:26 WIB
Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) DKI Jakarta bersama Sedekah Mainan melakukan edukasi bertajuk ‘Literasi Pesisir’ kepada anak-anak Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing- Jakarta Utara, Selasa (8/6/2021). Foto: Dok. Sedekah Mainan

jpnn.com, JAKARTA - Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) DKI Jakarta bersama Sedekah Mainan yang dikoordinasi oleh Kak Ning Nong melakukan edukasi dengan tajuk “Literasi Pesisir” kepada anak-anak Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing- Jakarta Utara, Selasa (8/6/2021). Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Laut Sedunia yang diperingati setiap tanggal 8 Juni.

Ketua FTBM DKI Jakarta Yudy Hartanto mengatakan Hari Laut Sedunia didedikasikan untuk menghargai laut dengan segala keindahan dan hasil-hasil lautnya yang mempunyai peran dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: Pertamina Dukung Program #MajuBarengTikTok untuk Literasi Digital UMKM

“Alhamdulillah, kami bersama Sedekah Mainan dan juga Relawan Literasi Jakarta berkesempatan mengunjungi pesisir utara Jakarta tepatnya di Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing-Jakarta Utara untuk melakukan edukasi kepada anak-anak nelayan di sini yang tergabung dalam komunitas Banana,” kata Yudy.

Yudy mengatakan merayakan Hari Laut Sedunia dengan mengunjungi langsung komunitas pesisir Banana akan sangat memberikan pengalaman tersendiri bagi yang hadir di sini tentang pentingnya menjaga keindahan laut.

BACA JUGA: Wamendes PDTT Resmikan Taman Bacaan Desa Digital Pertama di Kabupaten Sorong

“Hadirnya komunitas Banana yang aktif memberikan edukasi kepada anak-anak nelayan tentang pentingnya menjaga dan merawat laut perlu diapresiasi dan didukung oleh semua pihaki,” ujar Yudy.

Salah satu penggagas komunitas Banana, Aceng, mengatakan anak-anak di sini awalnya sangat sulit untuk diajak bergabung. Namun berkat kegigihan para relawan dan komunitas lain yang mendukung kegiatannya, lambat laun anak-anak mulai mengikuti.

BACA JUGA: Ketum FPPTI: Pengadaan Bahan Bacaan di Perguruan Tinggi Terhambat Pandemi

“Awalnya hanya beberapa anak saja yang ikut kegiatan bersama. Sekarang bisa mencapai 50-an anak yang hadir. Kita berika edukasi tentang pentingnya menjaga dan merawat laut dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan sesuai dengan nama Banana yaitu Bahagia Anak Nelayan,” ujar Aceng

Aksi sederhana yang dilakukan hari ini hanyalah sebagai pengingat kepada semua bahwa laut sangat berperan penting dalam kehidupan kita untuk terus menjaga samudera dan hasilnya.

Untuk memeriahkan kegiatan hari ini juga dilakukan dongeng anak oleh Kak Yayat dari Kampung Dongeng Jakarta Utara dengan permainan tepuk dan hadiah yang menyenangkan.

Bagikan Mainan

Turut juga dibagikan ratusan boneka dan mainan kepada anak-anak yang hadir yang dilakukan oleh Sedekah Mainan.

Safrudiningsih atau biasa dipanggil Kak Ning Nong dari Sedekah Mainan merasa senang dapat bergabung dalam kegiatan hari ini dan mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil sumbangsih masyarakat yang peduli terhadap anak-anak pesisir.

"Sedekah Mainan hanyalah sebagai perantara saja dalam membantu memberikan keceriaan kepada anak-anak sehingga mereka akan gembira ketika mau diajak untuk menjaga laut dan lingkungannya," tutur Safrudininggsih.

Kak Ning Nong yang juga pendiri Taman Bacaan Masyarakat Bukit Duri Bercerita juga berpesan kepada anak-anak untuk selalu semangat merawat laut, menjaga kebersihan dan mencintai negerinya.

“Mari kita jaga sumber kehidiupan kita ini, masa depan laut dan kehidupan kita kalianlah yang akan menentukannya,” kata Safrudiningsih.

Penggerak komunitas OI Jakarta Utara, Nobon, mengapresiasi kegiatan hari ini.

“Semoga kegiatan hari ini menjadi wadah silaturahmi antara para pegiat masyarakat yang peduli lingkungan dan anak-anak demi terbangun kebersamaan dan kekeluargaan,” kata.(fri/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler