Gagal Pakai Teknik Hosting, Tim Basarnas Tempuh Jalur Darat

Selasa, 18 Agustus 2015 – 18:51 WIB
Ilustrasi.

jpnn.com - JAKARTA - Tim gabungan Badan SAR Nasional (Basarnas) di Papua hari ini, Selasa (18/8) harus mengubah proses evakuasi untuk mengangkut jenazah Trigana Air. 

Sebelumnya, untuk mengangkut jenazah korban Trigana Air, Tim Basarnas menggunakan helikopter dengan teknik hosting atau ditampung, digantung menggunakan jaring setelah itu diangkat. 

BACA JUGA: Trigana Air Jatuh, DPR Perpanjang Masa Tugas Panja Keselamatan Penerbangan

Deputi Operasi Basarnas Heronimus Guru mengatakan, proses evakuasi diubah ke jalur darat karena cuaca ekstrem di lokasi jatuhnya pesawat.

"Cuaca di sana begitu cepat berubah, gelap lantas mendung. Akhirnya diputuskan evakuasi dilakukan lewat jalur darat kalau lewat udara terlalu beresiko," ungkap Heronimus di kantornya, Jakarta, Selasa (18/8).
  
Pihaknya berharap, ke-54 jenazah bisa segera dibawa ke Bandara Sentani, Jayapura. Sebab bila menempuh melalui jalur darat bisa memakan waktu tempuh selama enam jam lamanya untuk sampai di titik lokasi.

BACA JUGA: UU Disabilitas Disahkan Tahun Ini

"Karena kalau jalan turun lebih cepat. Tidak lama seperti pada saat naik (bawa jenazah ke lokasi evakuasi). Mudah-mudahan cepat bisa diangkut," harap Heronimus. (chi/jpnn)

BACA JUGA: Menlu Retno Minta WNI Berhati-hati di Thailand

BACA ARTIKEL LAINNYA... Paslon Pilkada Lebak Penyuap Akil Mochtar Ditahan KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler