Gajah Betina Selamatkan Anaknya yang Tergelincir di Dalam Lubang, Lihat

Selasa, 15 November 2022 – 20:58 WIB
Tampak Seruni berupaya mengeluarkan anaknya Rimba dari dalam lubang. Foto: Dokumentasi BBKSDA Riau.

jpnn.com, PEKANBARU - Momen haru gajah betina bernama Seruni menyelamatkan anaknya yang tergelincir di dalam lubang.

Penyelamatan itu dilakukan bersama masyarakat peduli gajah Desa Lubuk Umbut, binaan BBKSDA Riau.

BACA JUGA: Berburu Kuliner Beragam Jakarta di Pecinan Food Court Gajah Mada

Kepala BBKSDA Riau Genman Genman Suhefti Hasibuan menjelaskan pada Senin (14/11) sekitar pukul 06.00 WIB karyawan PT. Arara Abadi yang sedang berpatroli menemukan seekor anak gajah tergelincir.

"Anak gajah tergelincir masuk galian yang sedang ditunggui induknya di kilometer 80, Desa Lubuk Umbut, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak," kata Genman, Selasa (15/11).

BACA JUGA: Lima Ekor Gajah Mengamuk, Sejumlah Rumah dan Kebun Warga Dirusak, Lihat

Setelah mendapat informasi itu, kemudian Tim BBKSDA mengidentifikasi gajah dari GPS Collar yang terpasang di lehernya.

"Dari GPS Collar-nya menunjukkan bahwa gajah tersebut adalah gajah Seruni yang sedang berusaha membantu anaknya yang bernama Rimba," lanjutnya.

BACA JUGA: Habitat Gajah di Asia Makin Sempit, Indonesia Termasuk Paling Parah

Menindaklanjuti hal tersebut, satu alat berat perusahaan ekskavator diturunkan ke lokasi kejadian untuk membantu mengeluarkan Rimba.

Pasalnya, jika tidak segera dikeluarkan kondisi tersebut dapat membahayakan anak gajah yang jatuh pada posisi terlentang.

"Awalnya Seruni seperti berusaha untuk berontak dan mempertahankan anaknya karena beranggapan hal itu akan mencelakakan Rimba," kata Genman.

Namun, melihat situasi yang cukup memprihatinkan operator segera melakukan tindakan yang tepat dengan tetap mencoba membuat Rimba dapat bangkit kembali dengan bantuan induknya hingga Seruni dapat menggapai anaknya.

"Akhirnya Rimba dapat kembali berdiri dan kedua gajah tersebut melenggang pergi," ucapnya.

Menurut tim BBKSDA, Rimba diperkirakan tergelincir dalam galian dikarenakan hujan yang mengguyur semalaman dan membuat tepian galian licin.

"Rimba jatuh telentang dan sulit bangun sendiri sementara Seruni tidak dapat membantunya karena galian yang cukup dalam. Galian saat ini telah ditutup agar tidak terjadi hal serupa," tutupnya. (mcr36/jpnn)


Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Rizki Ganda Marito

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler