Gali Potensi Anak Lewat Tes Analisis Sidik Jari, Bakat Genetik Bisa Terdeteksi

Rabu, 26 Juli 2023 – 09:36 WIB
Persaja menggelar seminar Sadari Potensi Diri, Siap Menyongsong Masa Depan. Foto: Dok. Persaja

jpnn.com, JAKARTA - Memperingati Hari Anak Nasional 2023 dan Puncak Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) menggelar seminar bertema Sadari Potensi Diri, Siap Menyongsong Masa Depan.

Seminar diikuti oleh 600 pelajar SMA dan SMK berprestasi se-DKI Jakarta.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional, PNM Gelar Lomba di 100 Ruang Pintar

Persaja bekerja sama dengan Life Design Clinic dan Teknologi Cakra Internasional.

Para peserta yang hadir melakukan tes sidik jari atau fingerprint analysis sebelum seminar digelar.

BACA JUGA: Hutan Kota UKI jadi Tempat Mesum Sesama Jenis, Alat Kontrasepsi Berserakan

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Reda Manthovani mengatakan tujuan tes tersebut untuk mengetahui potensi kecerdasan serta minat dan bakat yang para siswa miliki.

Menurutnya, dengan mengetahui potensi yang dimiliki, maka para generasi muda ini bisa memiliki acuan untuk berkembang.

BACA JUGA: Pembunuhan di Semarang, Pelaku Ditangkap di Karanganyar, Itu Orangnya

"Mengembangkan bakat dominannya, sesuai dengan potensi yang dimiliki, sehingga dapat menjadi generasi yang lebih berkualitas dan berkarakter demi mendukung tercapainya potensi Indonesia Emas 2045," kata Reda Manthovani kepada awak di Jakarta, baru-baru ini.

Founder dari YClinic dan Life Design Clinic, Dokter Yovi Yoanita menjelaskan analisis sidik jari ini dapat mengungkapkan potensi genetik dalam diri seseorang.

Adapun di antaranya yakni bakat, kecerdasan, perilaku, karakter, dan motivasi.

Analisis sidik jari dapat mendeteksi potensi sang anak yang sudah ada sejak lahir.

Tes analisis ini menggunakan data biometrik, sehingga memiliki validitas dan reliabilitas yang lebih tinggi untuk melihat potensi genetik.

"Fingerprint Analysis sangat penting untuk mengetahui potensi anak, karena lebih akurat dalam menemukan potensi yang sifatnya bawaan lahir atau genetik," kata Dokter Yovi.

Di sisi lain, Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengapresiasi penyelenggaraan seminar potensi anak tersebut.

Dia pun mengajak seluruh pihak memberikan dukungan optimal untuk tumbuh kembang anak Indonesia.

"Kami ciptakan landasan kukuh bagi masa depan yang gemilang untuk anak bangsa," tutur Heru. (mcr31/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hari Bhakti Adhyaksa: Anggota DPR Agustiar Sabran Memuji Kinerja Kejaksaan RI


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler