Ganjar di Hadapan Warga Solo: Pemimpin Harus Merasakan Penderitaan Rakyat

Sabtu, 10 Februari 2024 – 18:15 WIB
Ganjar Pranowo-Mahfud Md menyatakan akan selalu bersama rakyat, apabila diberikan amanah menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. Hal itu disampaikan Ganjar di hadapan sekitar 200 ribu warga Solo Raya yang hadir dalam acara Hajatan Rakyat di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/2). Foto: Tim Media GP.

jpnn.com - SOLO - Ganjar Pranowo-Mahfud Md menyatakan akan selalu bersama rakyat, apabila diberikan amanah menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. Ganjar menegaskan akan bersama dan merasakan penderitaan rakyat.

"Hari ini kami melihat mata rakyat yang penuh semangat, senyum dan tawa rakyat yang memberikan semangat," kata Ganjar di hadapan sekitar 200 ribu warga Solo Raya yang hadir dalam acara Hajatan Rakyat di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/2).

BACA JUGA: Penyandang Disabilitas Dapat Tempat Khusus di Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Semarang

"Tadi Mas Butet Kertaradjasa, dan putrinya Mas Widji Thukul memberikan pesan pada kita semua bahwa pemimpin harus selalu mendengarkan dan merasakan penderitaan rakyat," ucap Ganjar.

Menurut Ganjar, seorang pemimpin tidak perlu diteriaki rakyat. Dia juga menyebut seorang pemimpin tidak boleh hanya diam ketika rakyat sudah bersuara. 

BACA JUGA: TPN Gempur Banjar dan Pangandaran untuk Perkuat Suara Ganjar-Mahfud

Menurut dia, pemimpin sejati harus bisa mendengarkan dan merasakan apa yang ada di hati, pikiran, dan perasaan rakyat.

"Itulah kenapa Ganjar-Mahfud berkeliling ke kampung-kampung, tidur di rumah warga, karena kami ingin mendengarkan dan merasakan apa yang ada di hati, pikiran dan perasaan rakyat," paparnya.

BACA JUGA: Inilah Komitmen Ganjar-Mahfud untuk Memajukan Dangdut

Berangkat dari mendengarkan rakyat itulah, Ganjar-Mahfud membuat program-program unggulan. Pangan murah dan stabil menjadi jawaban atas keluhan warga yang protes karena harga beras mahal. 

Penambahan pupuk subsidi, pembangunan tiga pabrik pupuk adalah program yang muncul atas kegelisahan petani terkait pupuk langka dan mahal.

"Harga murah dan cari kerja mudah adalah jawaban atas kegelisahan anak muda yang wadul ke kami. Termasuk kami membuat program satu desa satu faskes dan satu nakes untuk menjawab keluhan kesehatan masyarakat," tuturnya.

Selain itu, lanjut Ganjar, ada juga suara rakyat tentang sulitnya mengakses pendidikan. Banyak daerah terpencil yang tak punya fasilitas pendidikan. Anak miskin tak bisa sekolah, kemiskinan terus bertambah.

"Kami dengarkan dan rasakan itu. Maka kami membuat program SMK Gratis lulus langsung kerja serta satu keluarga miskin satu sarjana. Itulah suara rakyat yang kami dengar dan kami akan berupaya mewujudkan. Karena suara rakyat sejatinya adalah suara Tuhan," ungkap Ganjar.

Dalam kampanye akbar terakhir di kawasan Benteng Vastenberg itu dihadiri ratusan ribu masyarakat Solo Raya.

Masyarakat juga memadati jalanan Kota Solo demi menyambut dan memeriahkan Hajatan Rakyat terakhir Ganjar-Mahfud itu.

Acara dihadiri oleh elite politik nasional. Ada Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri,

Ketua DPP PDIP Puan Maharani, politikus PPP Sandiaga Uno dan tokoh penting lainnya. Kehadiran musisi nasional sekelas NDX Aka juga menambah meriah suasana. (jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : JPNN.com

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler