Ganjar Membangkitkan Kembali Ekonomi Jateng dengan Cara Ini

Kamis, 02 Juli 2020 – 16:09 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri acara penandatanganan kerja sama Bank Jateng dengan PT BKK Jateng untuk pengembangan UMKM. Foto: Instagram

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkomitmen membangkitkan kembali ekonomi setelah menurun akibat Pandemi COVID-19.

Kekuatan kebangkitan ekonomi salah satunya dengan menghidupkan dan mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terutama yang ada di Jawa Tengah.

BACA JUGA: Minta Bupati dan Wali Kota Berhati-Hati, Ganjar: Jangan Sembrono

“Tantangan saat ini adalah membangkitkan kembali ekonomi dengan mencari momentum pijakan. Kekuatan saat ini apa, ya UMKM,” ujar Ganjar Pranowo saat menghadiri acara penandatanganan kerja sama Bank Jateng dengan PT BKK Jateng untuk pengembangan UMKM di Jawa Tengah pada Kamis (2/7).

Ganjar mengatakan potensi UMKM di Jawa Tengah sangat tinggi. Hal itu dilihat dari beberapa UMKM di daerah-daerah yang tetap survive (bertahan) di masa pandemi.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Anak Pejabat Berbuat Terlarang, Demokrat Usir Bos Inalum, e-Banking Ratusan Juta Dibobol

“Oh, potensi UMKM di Jawa Tengah sangat tinggi. Kita sudah buat pemanasan kemarin saat pandemi kita minta bikin masker, mereka bisa. Suruh praktik bikin hazmat mereka bisa,” ungkapnya.

Untuk itu, Ganjar mengapresiasi langkah Bank Jateng yang bekerja sama dengan PT BKK Jateng tersebut untuk mendukung perkembangan UMKM di Jawa Tengah.

BACA JUGA: Patuh Terhadap Protokol Kesehatan di Tempat Kerja, Endang dapat Hadiah dari Pak Ganjar

“Sekarang kita coba bank Jateng dan PT BKK Jateng untuk membantu permodalan dan pendampingan. Selain itu juga sudah disiapkan marketplace Bimart atau Bima Market. Kita harapkan UMKM tetap survive, kualitasnya harus tidak biasa-biasa saja dan masuk kelas menangah, syukur-syukur (kualitas) atas,” imbuhnya.

Ganjar membeberkan kunci keberhasilan pendampingan UMKM saat ini adalah marketing, teknologi informasi, budgetting, dan akses produk.

“Bukan permodalan yang pertama dibutuhkan. Ternyata yang dibutuhkan masyarakat itu marketing, penggunaan teknologi, budgeting, dan akses produk. Kita latih mereka, karena inilah kekuatan ekonomi di masa pandemi,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga berpesan semua pihak terkait untuk bekerja keras untuk membangkitkan ekonomi.

“Bukan hanya kesehatan yang diurus, tapi juga kebangkitan ekonomi. Untuk itu, saya titip pesan kerahkan semua tenaga, waktu dan pikiran untuk membangkitkan ekonomi,” pungkasnya. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler