Ganjar Mengajak Mahasiswa Malang Raya Mengembangkan Ekonomi Biru dan Hijau

Senin, 16 Oktober 2023 – 15:52 WIB
Ganjar Pranowo memotivasi mahasiswa ikut berperan aktif dalam pembangunan. Foto: Tim Media Ganjar

jpnn.com - MALANG - Ribuan mahasiswa perguruan tinggi se-Malang Raya menyambut Ganjar Pranowo dengan meriah di kampus Universitas Negeri Malang (UM), Senin (16/10).

Nyaris semua pemilik handphone beraksi mengarahkan kamera sambil berteriak ke arah mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

BACA JUGA: Jadi Jubir Pemenangan Ganjar, Bane Raja Manalu Ajak Anak Muda Terlibat Bangun Bangsa

Ganjar yang hadir mengenakan kemeja putih itu memberikan kuliah kebangsaan bertema "Kreativitas dan Produktivitas Generasi Muda untuk Indonesia Emas 2045".

Antusiasme mahasiswa dimanfaatkan Ganjar untuk memotivasi agar turut ambil peran dalam pengembangan ekonomi biru dan hijau.

BACA JUGA: Bergabung ke TPN Ganjar Presiden, Andi Widjajanto Mundur sebagai Gubernur Lemhannas

  • Ekonomi Biru adalah pemanfaatan sumber daya laut yang berwawasan lingkungan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, dan mata pencaharian sekaligus pelestarian ekosistem laut.
  • Ekonomi Hijau fokus pada pembangunan berkelanjutan dan penurunan risiko lingkungan.

Di hadapan 4.000 mahasiswa baru UM, Ganjar memaparkan data Kemenkeu yang menunjukkan bahwa pada 2022 hanya 2,8 persen kontribusi kelautan dan perikanan pada Produk Domestik Broto (PDB), padahal sebanyak 62 persen wilayah Indonesia adalah laut.

Menurutnya, generasi muda bisa memanfaatkan peluang pengembangan ekonomi biru ini untuk mewujudkan sustainable fishery dengan keahlian digitalnya.

BACA JUGA: Ganjar Dapat Bisikan dari Tuan Guru Bajang, Pinjam Seratus

"Maka penangkapan ikan harus terukur. Dunia digital bisa melakukan itu, bagaimana seluruh instrumen digunakan dan akhirnya akan wise,” kata Ganjar.

Masih di sektor ekonomi biru, Ganjar memaparkan mahasiswa juga bisa berkontribusi memajukan pariwisata Indonesia. Apalagi kontribusi pariwisata Indonesia pada Gross Domestic Product (GDP) baru lima persen, masih kalah dengan Thailand yang berhasil mencapai 12 persen dan Spanyol 14 persen.

"Ini adalah kesempatan bagi generasi muda untuk terlibat dalam pengembangan pariwisata agar sektor ini makin maju dan kontribusinya pada GDP semakin besar," ujar Ganjar.

Mahasiswa juga sangat dibutuhkan untuk keterlibatannya dalam mengembangkan ekonomi hijau.

Hal itu bisa dimulai dengan melihat peluang blue carbon credit yang menjadi isu dunia, yakni penghijauan lahan gambut dan magrove.

Kemudian ada juga green energy yang menghadirkan 12 juta pekerjaan baru per tahun berdasarkan data International Renewble Energy Agency tahun 2022.

"Kalian hari ini yang kemungkinan akan dibutuhkan lebih banyak lagi termasuk membuat energi terbarukan. Maka jangan pernah takut sebagai anak muda. Lapangan pekerjaan melimpah,” tutur Ganjar.

"Semangat yang didukung dengan kreativitas dan produktivitas bakal menjadi pondasi kuat mewujudkan Indonesia Emas 2045," imbuhnya. (*/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler