Ganjar: Semua Merasa Partai Politik itu Kotor

Selasa, 10 Agustus 2021 – 06:35 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo saat mengikuti webinar bertajuk Sinergitas Ekonomi, Sosial dan Budaya untuk mewujudkan Generasi Pemimpin Bangsa yang Berintelektual untuk menghadapi Tantangan Zaman. Foto: IG @ganjarpranowo

jpnn.com, SEMARANG - Seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ardi Kumala semringah saat mendapat kesempatan belajar politik dan dimentori langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Mulanya, Ardi mendapat kesempatan untuk bertanya langsung pada Ganjar saat mengikuti webinar bertajuk Sinergitas Ekonomi, Sosial dan Budaya untuk mewujudkan Generasi Pemimpin Bangsa yang Berintelektual untuk menghadapi Tantangan Zaman, Senin (9/8).

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Pak Luhut Sampaikan Kabar Baik, Rizieq Bebas Hari Ini? Perempuan Muda Langsung Dibekuk Polisi

Ganjar mempersilakan Ardi untuk bertanya kaitannya dengan pembangunan daerah, politik dan citra. Semangat Ardi dalam bertanya ini pun mendapat apresiasi maksimal dari Ganjar.

"Semua merasa bahwa partai politik itu kotor, ya kalau kamu enggak mau masuk jadi lebih kotor. Tetapi kalau kamu masuk Ardi, ada dua nanti, satu kamu ketularan kotor atau kamu siap membawa perubahan di situ. Pertanyaannya, Ardi mau mengambil resiko atau tidak ?," ucap Ganjar.

BACA JUGA: Jelang 17 Agustus, Pak Ganjar: Awas, Hati-hati Jangan Sampai ada Perayaan

" There are no democracy without political party. Saya menawarkan, kamu mau nggak saya mentori?," tambahnya

Ardi menyambut tawaran itu dengan semringah. "Mau Pak," sahutnya cepat.

BACA JUGA: Gadis Cantik ini Mengaku Terinspirasi Aksi Pak Ganjar di Instagram

Setelah mendapatkan tawaran itu, Ardi rupanya tak mau menyia-nyiakan waktu dan langsung berkirim pesan melalui akun Ganjar di Instagram.

Pesan dari Ardi pun langsung direspons oleh Ganjar yang langsung memberinya nomor teleponnya.

Ganjar mengaku senang dengan keberadaan orang-orang baik seperti Ardi. Cerita mahasiswa magang di lingkungan kerjanya tidak sedikit, Ganjar mengatakan, ini penting agar mahasiswa bisa belajar langsung.

"Sekarang itu jangan banyak bicara, saya dulu juga kaya Ardi , sama. Ngritik, ngomong. Waktu saya mahasiswa saya sudah masuk partai politik, dengan caci maki temen-temen dan hari ini saya bisa duduk di sini bisa ngomong sama Ardi. Siapa tahu kelak kemudian Ardi gantian duduk di sini," ujar Ganjar.

Terpisah, Ardi mengaku senang dengan kesempatan yang dia dapatkan. Ardi bahkan tak menyangka pesannya di Instagram akan direspons Ganjar secepat itu.

"Ndak nyangka sih, soale dulu pernah kontak tapi belum direspons. Dulu membahas soal buku yang mengangkat kisah beliau," kata Ardi.

Ardi mengaku tertarik dengan dunia politik. Dalam skripsinya pun membahas bidang yang sama.

“Iya (tertarik politik). Malah pengin terjun di dalamnya,” kata Ardi.

Dengan kesempatan ini, Ardi bisa menggali lebih dalam dunia politik untuk bekalnya di kemudian hari. Ardi pun sudah membayangkan apa saja yang ingin dipelajarinya dari orang nomor satu di Jateng itu.

“Yang pasti mau belajar soal politik, pengelolaan pemerintah dan belajar untuk empowering. Ilmu diplomatisnya juga kalau ngomongin sosok Pak Ganjar yang egaliter,” tutur Ardi.

Ardi tak hanya beruntung ditawari belajar politik dengan Ganjar, dia juga mendapat hadiah sepeda lipat dari sang gubernur. (flo/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler