Ganti Logo, Biznet Sasar Pengguna Internet Individu dengan Layanan Berkualitas

Selasa, 26 Mei 2015 – 13:44 WIB
Para petinggi BIZnet foto bersama usai peresmian logo baru, Selasa (26/5).

jpnn.com - JAKARTA - Biznet Networks, penyedia jaringan komunikasi dan multimedia terkemuka di Indonesia, telah resmi meluncurkan penggunaan logo baru untuk seluruh unit bisnis Enterprise, SMB, Home, dan Personal pada Selasa, (26/5).

"Logo baru Biznet kini memiliki soul yang lebih fleksibel dan dinamis. Ini mewakili semangat baru Biznet untuk menjadi penyedia telekomunikasi dan multimedia terbaik di seluruh Nusantara," ungkap Presiden Direktur Biznet, Adi Kusma saat meresmikan logo baru di Jakarta, Selasa (26/05).

BACA JUGA: Inilah Pemenang Canon Street Pixmatography Jakarta

Ia menambahkan dengan logo baru ini, Biznet lebih serius menyasar ke segmen business to consumer (B2C). Soalnya, lanjut Adi, Biznet melihat kebutuhan internet pada individu sudah begitu banyak, sehingga hal itu merupakan peluang bagi Biznet untuk mengembangkan pasar.

"Hasil survei kami menyebutkan publik lebih tahu Biznet TV Kabel. Dulunya, dari B2B menjadi perusahaan B2C, ini karena kami lihat bahwa kota-kota kecil dan masyarakat sekitar membutuhkan layanan internet. Makanya kami bikin Biznet wi-fi. Individual juga butuh internet," ujarnya.

BACA JUGA: Sailfish, OS Made In Rusia yang Siap Saingin Android dan iOs

Di saat yang sama, Biznet Gio Nusantara, joint venture antara Biznet Networks dan Internet Initiative Japan Inc. (IIJ), juga memperkenalkan Biznet Gio Cloud, layanan komputasi awan (Cloud Computing) berjenis Infrastructure-as-a-Service (IaaS). 

Biznet GIO Cloud ini adalah public cloud ‘elastis’ dengan skema tarif per jam paling murah, dengan lokasi server di Indonesia serta jaminan 99,9% uptime.

BACA JUGA: Aksesori Kamera untuk Mempertajam iPhone 6

Sebagaimana diketahui pada tahun 2005, Biznet Network mulai membangun jaringan Biznet Fiber Optik sepanjang 10 Km di kawasan pusat perniagaan Jakarta, dan kini jaringan tersebut telah dilengkapi dengan teknologi Fiber To The Home (FTTH) dan membentang 12.000 km di seluruh Indonesia.

"Kami targetkan akhir tahun ini bisa mencapai total 15.000 km jaringan fiber optik," tutupnya. (ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Senna Edition, Jam Tangan bagi Penggemar Ayrton Senna


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler