jpnn.com - SINGAPURA – Asap pekat di Sumatera dan Kalimantan tak hanya memberikan dampak buruk bagi warga Indonesia. Asap pekat itu juga mengancam kelangsungan balapan Formula 1 seri Australia.
Balapan jet darat itu seharusnya digeber di Sirkuit Marina Bay akhir pekan ini. Sayangnya, asap kiriman dari Indonesia membuat persiapan panitia pelaksana sangat terganggu.
BACA JUGA: Lihat Video Ini! Pelatih Madrid Makan Tisu Sandwich, Ihihihi...
“Situasi asap sering berubah drastis. Bukan hanya dari hari ke hari, tetapi jam ke jam. Saat ini tidak mungkin memprediksi level PSI (Pollutant Standards Index),” demikian pernyataan resmi panpel di laman Crash, Selasa (15/9).
Sebagai persiapan, pihak penyelenggara akan mencantumkan PSI di website resmi. Selain itu, mereka juga akan membuat layar raksasa di Sirkuit Marina Bay agar bisa mengambil keputusan.
BACA JUGA: Kece Nih! Bocah Juggling Bola Sambil Main Saxophone, Ini Videonya
Di sisi lain, Lewis Hamilton saat ini masih menjadi pemuncak klasemen setelah mengemas 252 angka. Sedangkan posisi kedua dihuni Nico Rosberg yang membukukan 199 poin. (jos/jpnn)
BACA JUGA: Bomber Bidikan Chelsea Bawa Atletico Menang di Kandang Galatasaray
BACA ARTIKEL LAINNYA... Garang di Premier League, City Jadi Ayam Sayur di Liga Champions
Redaktur : Tim Redaksi