Gatot Nurmantyo Menduga TNI Disusupi PKI, Sukamta Bilang Begini

Selasa, 28 September 2021 – 16:09 WIB
Sukamta merespons pernyataan Gatot Nurmantyo soal TNI dan PKI. Foto; Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Sukamta meminta semua pihak memperhatikan pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang menduga TNI sudah disusupi PKI.

Adapun pernyataan itu disampaikan Gatot Nurmantyo saat menjadi pembicara di diskusi berjudul TNI vs PKI.

BACA JUGA: Gatot Nurmantyo Vs Letjen Dudung, Arief Poyuono: Prabowo Tak Perlu Ikut-ikutan

Awalnya Gatot menyoroti hilangnya tiga patung dalam diorama peristiwa G30S/PKI di Museum Darma Bhakti Kostrad.

Selanjutnya Gatot menduga TNI disusupi PKI menyusul kasus hilangnya tiga patung tersebut.

BACA JUGA: Klarifikasi Lengkap Letjen Dudung Soal Tudingan Gatot Nurmantyo

"Jadi, yang disampaikan Pak Gatot ini tentu perlu menjadi perhatian," kata wakil rakyat dari Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut melalui layanan pesan, Selasa (28/9).

Menurutnya, Kostrad perlu memberikan reaksi yang jelas atas pernyataan Gatot. Terutama, tentang hilangnya tiga patung dalam diorama peristiwa G30S/PKI.

BACA JUGA: Gatot Nurmantyo Terima Tawaran Terawan Agus Putranto

"Kepada TNI wabil khusus Kostrad, alangkah baiknya kalau memberikan penjelasan segamblang-gamblangnya," tutur Sukamta.

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal Dudung Abdurachman mengaku tidak terima TNI dituding telah disusupi PKI menyusul hilangnya tiga patung dalam diorama peristiwa G30S/PKI di Museum Darma Bhakti Kostrad.

Menurut Dudung, tiga patung tersebut tidak dihilangkan secara sengaja oleh TNI. Penggagas tiga patung yaitu Letjen TNI (Purn) AY Nasution yang mengambilnya atas dasar keyakinan agama.

Dudung pun kemudian menyebut tudingan TNI disusupi PKI ialah pernyataan keji. Seharusnya, penuding yaitu Gatot bisa tabayun sebelum mengeluarkan pernyataan. (ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : Adek
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler