Gegara Ini Ledi Utomo Pilih Jadi Pelatih

Selasa, 01 Desember 2020 – 21:26 WIB
Mantan pemain timnas Indonesia Ledi Utomo mulai meniti karier menjadi pelatih di Persita U-20. (ANTARA/HO/MO Persita Tangerang)

jpnn.com, TANGERANG - Mantan pemain Persita Tangerang dan timnas Indonesia Ledi Utomo memutuskan gantung sepatu pada 2019.

Ia mulai meniti karier sebagai pelatih di Persita Tangerang U-20 dengan modal lisensi C AFC, setelah mengalami cedera lutut.

BACA JUGA: Penyerang Asal Kroasia Ingin Tetap di Persija Hingga Usia ke-40

"Karena cedera lutut yang tak kunjung sembuh, akhirnya berhenti sebagai pemain profesional. Akhirnya mulai dari situ baru terpikirkan untuk melatih," ujar Ledi Utomo dikutip dalam laman resmi klub dari Jakarta, Selasa (1/12).

Sejak menjadi pemain, ia memang lekat dengan Persita.

BACA JUGA: Bhayangkara FC Pindah ke Solo, Begini Harapan Gelandang Hargianto

Sempat berkelana ke sejumlah klub di Tanah Air, namun cinta menemukan jalannya sendiri.

Ia kembali ke pelukan Persita untuk mendampingi pelatih kepala Persita U-20 Luis Edmundo Durant.

BACA JUGA: Persija Pinjamkan Pemainnya ke Juara Liga Premier Malaysia

Melatih tim junior menjadi tantangan tersendiri bagi Ledi.

Ia harus bisa menjadi mentor yang baik.

Namun bukan hanya itu, seorang pelatih juga harus bisa menjadi contoh untuk pemain-pemain yang masih belia.

Di satu sisi ia juga memiliki ambisi untuk bisa mencetak pemain-pemain muda potensial serta mengorbitkannya di tim senior kelak.

"Tantangan terbesarnya adalah bagaimana kita bisa menjadikan mereka pemain yang tidak hanya memiliki skill sepak bola yang baik, tapi juga memiliki attitude atau sikap yang baik juga, baik di dalam maupun di luar lapangan," kata pria yang pernah membela timnas Indonesia tersebut.

"Menjadi pelatih sekarang tentu beda dengan zaman waktu jadi pemain ya. Kalau dulu waktu jadi pemain, kita yang diteriaki sama pelatih, sekarang berbalik, kami yang meneriaki pemain. Tapi dua-duanya tetap sama, tetap menyenangkan karena memang pada intinya saya cinta sepak bola," kata dia menambahkan.

Ia juga mengaku tak kesulitan beradaptasi di staf kepelatihan. Ledi banyak dibantu oleh tim pelatih lain dan secara perlahan antara satu pelatih dengan pelatih lain saling memahami apa yang diperlukan.

"Alhamdullilah, chemistry dengan tim pelatih sangat baik karena tim pelatih Persita U-20 yang sekarang ini juga bukan orang baru. Semua kami tim pelatih sudah kenal satu sama lain dan bukan orang asing lagi. Jadi sudah lebih mudah untuk bekerja sama," pungkas Ledi.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler