Gegara Konser Deep Purple, Achmad Albar Stres Sampai Enggak Doyan Makan, Begini Ceritanya

Kamis, 22 Juni 2023 – 09:49 WIB
Nyaris Batal Tampil di Konser Deep Purple Bikin Achmad Albar Enggak Doyan Makan. Foto: Djainab Natalia Saroh/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Band legendaris God Bless ternyata pernah mengalami perlakuan tak menyenangkan saat tampil di konser Deep Purple di Jakarta, pada 4 dan 5 Desember 1975.

Produser Eksekutif Mata Elang Production Hendra Lie, yang kala itu menjadi manajer God Bless, mengatakan bahwa seharusnya band yang digawangi Achmad Albar cs itu tampil dua hari.

BACA JUGA: Album Anthology Tandai 50 Tahun God Bless Berkarya, Megah dengan Sentuhan Orkestra

Namun, God Bless hanya tampil sehari sebagai band pembuka konser dari yang dijadwalkan karena beberapa alat Deep Purple tertahan di Bandara Halim Perdanakusuma.

"Jadi, waktu kami untuk setting alat ikut ketunda. Kami, kan, enggak boleh setting alat sebelum Deep Purple. Itu kemauan dari promotor," ujar Hendra Lie, dalam peluncuran album Anthology 50 Tahun God Bless di Jakarta, Rabu (21/6).

BACA JUGA: Deep Purple dan God Bless Mengulang Sejarah

Penonton yang memaksa masuk area konser membuat God Bless tidak sempat mempersiapkan alat-alat secara optimal, sehingga memengaruhi mental para personel.

"Anak-anak sudah stres semua. Namanya mau manggung sama supergrup, ditambah lagi masalah setting alat belum beres, mereka makin down," bebernya.

BACA JUGA: 3 Berita Artis Terheboh: Syahnaz Sadiqah Diduga Selingkuh, Jeje Govinda Lakukan Ini

Sebagai manajer, Hendra Lie memutuskan untuk membatalkan aksi panggung God Bless di hari pertama konser Deep Purple. 

Keputusan membatalkan penampilan God Bless juga dipicu perlakuan kurang menyenangkan dari pihak promotor konser Deep Purple.

"Dibilang band Melayu baru gini hari saja bikin repot. Waktu itu sempat bikin saya marah juga. Iyek (Achmad Albar) sampai enggak doyan makan dari pagi," ungkapnya.

Meski demikian, God Bless tetap tampil di konser hari kedua setelah mendapat masukan dari mendiang Bens Leo, pengamat musik. (jlo/jpnn)

 
 



Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler