Genset Rusak, Tes CPNS Ditunda

Sabtu, 25 Oktober 2014 – 08:42 WIB
Teknisi memperbaiki genset yang rusak hingga mengakibatkan tes CPNS Pemprov Kaltara yang dijadwalkan Jumat (24/10) tertunda. Foto: Sulaiman/Radar Tarakan/JPNN

jpnn.com - TANJUNG SELOR - Pelaksanaan tes CPNS Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) mengalami kendala hingga harus ditunda, Jumat (24/10). Pasalnya, genset yang digunakan untuk menyuplai kebutuhan listrik pada laboratorium CAT di mana tes CPNS selama beberapa hari ini berlangsung mengalami trouble.

Pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara terpaksa menunda pelaksanaan tes yang hari itu dijadwalkan diikuti 180 pelamar CPNS.

BACA JUGA: Dua Perampok Dibekuk Polisi

Staf BKD Kaltara, Denny Prayuda menyampaikan, selama ini untuk menghidupkan perangkat di laboratorium CAT hanya mengandalkan pasokan listrik yang dihasilkan dari genset tersebut. Sebab, PLN belum dapat memenuhi kebutuhan listrik lab CAT.

“Otomatis dengan kejadian ini jadwal diundur, sampai laboratorium bisa digunakan kembali,” kata Denny.

BACA JUGA: 27-30 Oktober Kartu Ujian CPNS Dibagikan

Seorang peserta tes CPNS asal Tarakan, Musda mengaku sempat menunggu dua jam. Namun genset belum juga berhasil diperbaiki. Padahal, dia merencanakan hari itu juga akan kembali ke Tarakan setelah mengikuti tes di Tanjung Selor.

"Dengan adanya trouble ini tentu akan menghambat kepulangan saya ke Tarakan,” kata Musda.

BACA JUGA: Pabrik Tripleks Ludes Dilalap Api

Peserta tes CPNS dari Tanjung Selor, Lia (30) terpaksa harus bolak-balik dari rumah ke tempat tes. Akibat persoalan tersebut, dia yang kebagian jadwal tes pada pukul 10.00 hingga 11.30, dialihkan malam hari. Itu pun jika perbaikan genset berhasil dilakukan.

“Berhubung lampunya mati, jadi saya dipindahkan malam hari, bolak-balik jadinya,” keluhnya.

Pihak BKD Kaltara sendiri menyiapkan alternatif lain, yakni mengikutsertakan peserta tes CPNS yang dijadwalkan mengikuti tes Jumat (24/10) dialihkan ke hari terakhir pada 4 November nanti.

"Sebab pada hari itu hanya ada 1 sesi. Sehingga bisa digabung dengan beberapa sesi yang sempat tertunda," kata Denny Prayuda.(ule)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Motor Seruduk Rombong Bakso, Pedagang Terlempar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler