Gerakan BerkAH, Sukarelawan Airlangga Hartarto Fasilitasi Dialog Publik di Kota-Kota

Rabu, 20 Oktober 2021 – 00:17 WIB
Sejumlah elemen masyarakat dan anak muda meluncurkan Gerakan BerkAH atau Gerakan Berkreasi Bersama Airlangga Hartarto di sejumlah kota. Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah elemen masyarakat dan anak muda meluncurkan Gerakan BerkAH atau Gerakan Berkreasi Bersama Airlangga Hartarto di sejumlah kota. Diawali di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/10).

Dikatakan, gerakan ini hadir untuk wadah kolaborasi dan sosialisasi berbagai kebijakan kebangsaan serta sosial ekonomi kepada masyarakat.

BACA JUGA: Menko Airlangga Serahkan Bantuan Tunai Kepada 65 PKL di Kota Mataram

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Gerakan BerkAH Rega Aditya.

Ia menyebut gerakan ini merangkul dan mengundang berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, komunitas anak muda, pengusaha, santri, seniman, hingga PKL untuk menggelar dialog publik.

BACA JUGA: Ogah Ribet Konvensi Capres, Kosgoro 57 Siap Menangkan Airlangga di Pilpres

Tujuannya adalah untuk mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat sipil terkait isu aktual penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Kami ingin menyapa, mendengar aspirasi dan bergerak bersama seluruh unsur rakyat di berbagai daerah yang punya fokus kebangsaan, ekonomi kreatif dan kesejahteraan sosial, untuk itu kami menggelar Dialog Publik," ujar anak muda lulusan Universitas Nasional Jakarta ini.

BACA JUGA: Airlangga-Ganjar Pasangan Bernilai Tinggi, Meski Tanpa PDIP

Lebih lanjut, Rega menegaskan, Gerakan BerkAH bukan sebuah gerakan partisan atau terkait dengan partai politik tertentu. Menurutnya, gerakan ini adalah lintas partai, lintas ormas, lintas profesi, dan lintas generasi tua muda. Ketika ditanya apakah gerakan ini ada kaitannya dengan isu pencapresan Airlangga Hartarto dalam pemilu 2024. Rega menjawab secara diplomatis.

“Menurut kami, kiprah dan peran Pak Airlangga yang diberikan amanah Presiden Jokowi memimpin koordinasi perekonomian, serta penanganan Covid 19 dan pemulihan ekonomi, merupakan hal yang paling utama. Kita lihat fokus Pak AHa kan adalah kinerja. Usaha pemerintah harus didukung oleh masyarakat sipil, situsi pandemi kita harus bisa kolaborasi, agar memastikan program pemerintah berjalan baik sampai ke masyarakat. Suara-suara masyarakat juga bisa didengar oleh para pembuat keputusan. Inilah bentuk partisipasi kreatif masyarakat sipil khususnya anak-anak muda di daerah dalam membangun sinergi. Bahwa hal ini ada implikasinya kepada Pak Airlangga Capres di 2024, ya kami pikir sah-sah saja, ini negara demokrasi, rakyat berhak berekspresi dan memilih pemimpin yang terbaik menurut mereka," jelas Rega.

Gerakan BerkAH untuk tahap awal akan menggelar Dialog Publik di 17 kota di Jawa dan Bali. Untuk peluncuran dilakukan di Semarang dan dihadiri oleh berbagai perwakilan komunitas masyarakat.

Pada acara peluncuran kemarin, salah satu narasumber yakni Andi Tri Haryono yang juga Founder Pendekar Siber memuji isu yang dibawa oleh Gerakan BerkAH yakni ekonomi kreatif. Menurutnya, hal itu dikarenakan perkembangan ekonomi kreatif dalam bentuk digital berkembang sangat pesat.

“Anak-anak muda hari ini hebat-hebat, memiliki banyak ide dan kemampuan, khususnya di bidang digital. Pemerintah harus mampu memanfaatkan perkembangan ini, mendengar masukan mereka dan membuat kebijakan untuk bisa berkolaborasi serta menghadirkan impak yang positif bagi perekonomin bersama. Saya lihat Pak Airlangga cukup konsisten dalam memperjuangkan isu ini sejak beliau di Menteri Perindustrian," ujar entrepreneur yang juga staf pengajar di Universitas Wahid Hasyim Semarang tersebut.

Sementara narasumber lainnya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang Erry Sadewo mengatakan sosok Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian RI yang juga Ketua Komite PC-PEN memiliki pola kepemimpinan yang tenang, dialogis namun tegas dan fokus pada pekerjaan yang dilakukan.

"Saya kira ini adalah faktor utama dalam upaya koordinasi dalam menghadapi pandemi dan problem ekonomi akibat Covid 19. Sejauh ini bersyukur alhamdulillah berjalan baik, atas kerja semua pihak terlibat, termasuk koordinasi pemerintah daerah pemerintah pusat. Akan tetapi pandemi ini belum berakhir, kita harus waspada dan terus membantu pemerintah. Anak muda harus bangkit melalui kreativitas dan menciptakan inovasi baru di masa pandemi. Anak muda harus berani ambil peluang," ungkap Erry yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Semarang ini.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu pelaku usaha asal Kabupaten Grobogan, Helji (32 tahun) mengaku senang dengan diluncurkannya Gerakan BerkAH yang memberikan ruang aspirasi para pelaku usaha. Menurut pelaku jasa rental kendaraan ini acara dialog seperti ini baru pertama dan diperlukan sebagai ikhtiar untuk saling berbagi serta saling memberi semangat untuk bangkit kembali di masa pandemi. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler