Gereja Dilempar Bom Molotov, Warga Tidak Takut

Minggu, 24 Desember 2017 – 06:01 WIB
Bom molotov dilemparkan ke gereja. Ilustrasi Foto: dok.JPG

jpnn.com, JAKARTA - Pelemparan bom molotov di Gereja Santa Maria Ratu Rosari, Ampana, Tajo Una Una, Sulawesi Tengah sedang diusut kepolisian. Meski bukan dalam kategori teror, pelaku tetap diburu.

Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hadi Suprapto mengatakan, pelemperan itu berlangsung ketika gereja sepi.

BACA JUGA: Polisi Kejar Pelempar Bom Molotov ke Gereja Jelang Natal

“Saat itu gereja tidak ada aktivitas,” kata dia kepada JPNN.

Bom molotov itu mengakibatkan gosong di tembok. Sementara bangunan utama tidak terbakar. “Itupun enggak seberapa,” sambung dia.

BACA JUGA: Jelang Natal, Bom Molotov Dilemparkan ke Gereja

Atas serangan itu, menurut Hadi, warga sekitar tak ada yang takut atau terpengaruh. Pasalnya kini warga telah memiliki pemahaman yang berbeda.

“Bagi siapapun pelakunya bahwa hal-hal yang tidak jelas motivasinya, masyarakat sudah tidak terpengaruh,” tambahnya.

BACA JUGA: Lihat Baik-Baik, Itu Sketsa Peneror Bom pada Ketua PAN

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto sebelumnya mengatakan, pelemparan itu dilakukan oleh orang iseng.

“Belum bisa dikategorikan sebagai aksi teror,” kata dia.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan, mengapa pelemparan bom molotov itu belum bisa dikategorikan sebagai aksi teror.

“Teror itukan yang membuat ketakutan, kepanikan. Kalau ini tidak, pengurus gereja dan warga tidak takut,” ucap dia.

Dia lantas menuturkan, aksi pelemparan itu diketahui penjaga gereja pada Kamis pagi.

“Ditemukan gosong di tembok gereja, enggak ada dampak apa-apa, korban enggak ada,” sambung dia.(mg1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PAN Minta Polisi Usut Teror Molotov di Gresik


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler