Gibran Tegaskan Tidak ada Kegiatan Politik saat CFD

Kamis, 04 Januari 2024 – 18:14 WIB
Cawapres RI 02 Gibran Rakabuming Raka. Foto/Arsip: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menunjukkan rasa hormatnya terhadap Bawaslu dengan memenuhi panggilan terkait bagi-bagi susu di arena Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) Bundaran HI.

Gibran menegaskan bahwa tidak ada kegiatan politik saat dirinya mendatangi area Car Free Day (CFD) pada 3 Desember 2023 lalu.

BACA JUGA: Keputusan Bawaslu Jakpus: Aksi Gibran Bagi Susu di Area CFD Langgar Aturan

"Sudah kami jelaskan di dalam bahwa kegiatan 3 Desember lalu di CFD Jakarta tidak ada sama sekali kegiatan partai politik. Tidak ada sama sekali kegiatan politik," kata Gibran dikutip JPNN.com, Kamis (4/1).

Dia menyampaikan hal tersebut setelah memberikan klarifikasi secara tertutup kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Keliling Banten, Kaesang Yakinkan Rakyat Gibran Pantas Dampingi Prabowo

Gibran menyatakan bahwa tindakan pemberian susu gratis tersebut adalah semata-mata bentuk kebaikan hati dari dirinya kepada warga yang berpartisipasi dalam Car Free Day (CFD) dan tidak ada unsur politik sama sekali dalam kegiatan tersebut.

Wali Kota Surakarta itu juga menegaskan bahwa tidak ada ajakan untuk memilih atau penggunaan atribut politik dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran Gibran di kantor Bawaslu Jakpus didampingi Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman, Komandan Tim Echo Hinca Pandjaitan dan Fritz Siregar, Wakil Komandan Alpha TKN.

Direktur Asosiasi Ekonomi dan Politik Indonesia (AEPI) Salamudin Daeng menjelaskan sejak awal memang program makan siang dan susu gratis Prabowo-Gibran telah menarik perhatian masyarakat Indonesia. 

Hal tersebut salah satunya dikarenakan program tersebut dinilai memiliki dampak yang positif secara luas terhadap masyarakat.

Salamudin menyebutkan program itu tidak hanya berdampak positif terhadap kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, tetapi juga memiliki dampak yang sama terhadap para pelaku UMKM.

"Program ini juga dapat meningkatkan atau memajukan UMKM secara merata," kata Salamudin.

Dia menjelaskan bahwa produksi makan siang dan susu gratis ini dapat melibatkan kerjasama dari berbagai UMKM Indonesia.  

Program ini tidak hanya bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk, tetapi juga untuk memberikan manfaat kepada berbagai pihak yang terlibat.

Menurutnya, dengan adanya program makan siang dan susu gratis ini, diharapkan akan muncul banyak usaha baru di kalangan masyarakat.

"Di wilayah-wilayah pedesaan diharapkan akan tumbuh usaha-usaha kecil menengah menghasilkan bahan pangan," lanjutnya. 

Salamudin menjelaskan program tidak hanya menguntungkan bagi pengusaha makanan olahan, tetapi juga petani yang menghasilkan bahan makanan seperti sayuran, buah-buahan, dan susu sapi.

Selain itu, Salamudin meyakinkan bahwa program makan siang gratis dan peningkatan gizi ibu hamil akan meningkatkan sumber daya manusia dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Salamudin juga menekankan bahwa program ini tidak sekadar program populis, tetapi juga membawa harapan untuk masa depan Indonesia yang lebih maju. Program ini mencerminkan komitmen untuk memajukan generasi penerus bangsa.

“Ini adalah program besar.Program ini tidak semata-mata diterjemahkan dengan memberikan makanan. Ini menyangkut masa depan generasi penerus bangsa," pungkas Salamudin.(mcr8/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler