Gondol 4 Emas Dalam Sehari, Peringkat Sumbar pun Melejit

Senin, 26 September 2016 – 23:28 WIB
Ilustrasi. Foto: dok. JPNN

jpnn.com - BANDUNG — Kontingen Sumatera Barat (Sumbar) berhasil menambah pundi-pundi medali menjelang penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar 2016. Tak tanggung-tanggung, para patriot olahraga Sumbar tersebut mampu mempersembahkan empat medali emas dalam sehari. 

Inilah raihan medali emas terbanyak kontingen Sumbar dalam sehari sepanjang pelaksanaan PON Jabar. 

BACA JUGA: Senam Ritmik Sapu Bersih Emas

Empat emas disumbangkan pencak silat, gantole, taekwondo dan gulat. Peringkat Sumbar pun melejit di peringkat 10 dengan koleksi 10 medali emas.

Protes yang dilakukan kontingen Sumbar atas hasil pertandingan final pencak silat, Sabtu (24/9), ketika Cory Mitha Kurnia dinyatakan kalah oleh juri dengan skor 2-3 dari pesilat Jateng, membuahkan hasil. 

BACA JUGA: Dihajar MU, Leicester Alihkan Fokus ke Liga Champions

Hasil sidang yang diumumkan Minggu (25/9) siang, memutuskan Cory berhak atas medali emas. Dengan demikian, panitia menetapkan juara kembar.

Di cabang gantole, Nsr Yalatif melanjutkan kejutannya dengan menyumbangkan medali emas kedua. Kali ini, Latif menyumbangkan emas di nomor Ketepatan Mendarat Kelas B Perorangan Terbuka. Ini menjadi emas kedua pria asal Sijunjung ini di pesta olahraga terbesar tanah air.

BACA JUGA: Dua Kali Seri, Morata Minta Rekannya Tenang

Minggu (25/9) kemarin juga menjadi hari terakhir FASI Sumbar bertanding di ajang PON. Raihan dua emas yang disumbangkan atlet Sumbar, menurut Sekum FASI Sumbar Hari Arga, sudah melewati target awal hanya satu emas. “Usaha dan kerja keras atlet patut diapresiasi,” sebut Hari.

Dari taekwondo, penampilan impresif Delva Riski di kelas under 73 kg putri, sukses menuntaskan puasa emas sejak tahun 1985. Di final, Delva menaklukkan taekwondoin tuan rumah, Desyna Jayanti dengan skor 5-1 di Gymnasium Fakultas Pendidikan Olahraga Kesehatan Universitas Indonesia (FPOK UPI), Minggu (25/9).

Selanjutnya, pegulat andalan Sumbar, Husnul Umri menjadi atlet terakhir menyabet emas, kemarin. Turun di kelas 85 kg putra, Husnul menang atas pegulat Jatim di partai final di GOR Saparua, Bandung, Minggu malam.

Selain emas, medali perak dipersembahkan pesilat Sumbar Suci Wulandari yang harus mengakui keunggulan pesilat tuan rumah dengan skor 0-5 di partai final, Minggu (25/9).

Atletik menyumbangkan dua medali perunggu, melalui Ari Desman di nomor lompat tinggi dan Yulianti Utari pada nomor 1.500 putri. Tim takraw Sumbar meraih perunggu setelah kalah dari Jatim di semifinal nomor tim double iven. Penerbang layang Sumbar, Syahroni juga menambah perbendaharaan perunggu Sumbar.

Plt Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful bangga atas perjuangan atlet Tuah Sakato. Hari ini, beberapa cabor andalan diharapkan dapat menambah medali. Peluang Sumbar meraih medali hari ini, masing-masing dari cabor taekwondo dan gulat. Lalu, kempo dan tarung derajat. (y/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sosialisasi Jelang Tafisa Games Semakin Gencar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler