Good News, BRI Corporate University Raih Akreditasi Global

Jumat, 20 November 2020 – 17:18 WIB
Direktur Human Capital BRI Herdy Harman. Foto: Humas BRI.

jpnn.com, JAKARTA - Bank BRI (BBRI) seolah tidak berhenti menorehkan prestasi dalam setiap implementasi strategi bisnis dan operasionalnya.

Kali ini, BRI Corporate University yang merupakan pusat pelatihan karyawan perseroan, mendapat pengakuan global melalui akreditasi internasional Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari European Foundation for Management Development (EFMD) Tahun 2020, yang disampaikan secara virtual, Senin (17/11).

BACA JUGA: TOP! Bank BRI Borong 14 Penghargaan ESG Awards 2020

CLIP merupakan akreditasi yang mengasses kualitas sebuah corporate university berdasarkan delapan area yaitu, Strategic Positioning, Marketing, External suppliers, The Corporate Learning Team, Programmes, Services & Activities, Innovation & Development, Physical Resources & Administration dan Global Outreach.

“Kami bersyukur BRI Corporate University mendapat pengakuan secara global. Akreditasi ini makin memperkuat lembaga pendidikan korporat milik BRI," ungkap Direktur Human Capital BRI Herdy Harman.

BACA JUGA: Cetak SDM Unggul, Bank BRI Hadirkan BRILSP

Sebelumnya, pada 2018 BRI Corporate University juga meraih penghargaan sebagai Corporate University terbaik se-Indonesia dari Majalah SWA.

Adapun proses akreditasi CLIP terdiri dari beberapa rangkaian yakni Enquiry, Formal Application, Eligibility Visit, Eligibility Decision, Self Assessment, Peer Review Visit dan Accreditation.

BACA JUGA: KUR BRI Solusi Bagi UMKM saat Pandemi

Proses akreditasi CLIP yang memiliki standar ketat di tengah masa pandemi Covid-19 merupakan tantangan tersendiri.

BRI merupakan lembaga keuangan pertama di dunia yang menjalani seluruh proses akreditasi CLIP tersebut secara online.

Tim peer reviewer yang melakukan asssessment standar CLIP terhadap BRI Corporate University merupakan praktisi corporate university terkemuka.

Di antaranya adalah Direktur CLIP Martin Moehrle, Direktur Bank Indonesia Institute Arlyana Abubakar, Head Organizational Excellence Holcim Frank Waltmann, dan Chief Learning Officer Nordea Bank Steven Smith.

Herdy Harman mengungkapkan keberhasilan ini setidaknya membuktikan kesungguhan BRI mencapai visi dan aspirasinya untuk menjadi The Most Valuable Bank in South East Asia dan Home to the Best Talent.

Selain itu, katanya, hal ini merupakan bentuk komitmen BRI terhadap pengembangan human capital bagi internal BRI.

Pengembangan itu menggunakan metode dan praktik manajemen human capital bertaraf internasional.

Selain itu, juga menjadi bukti atas kemampuan BRI untuk tetap menjalankan pengembangan human capital secara efektif di masa pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan teknologi digital.

Menurut Herdy, dengan memiliki sebuah Corporate University yang telah terakreditasi CLIP, BRI dapat memastikan seluruh pekerjanya memperoleh proses pengembangan kompetensi dengan standar dan metode kelas dunia.

"Sehingga dapat menjadi bintang-bintang kehidupan Indonesia yang memiliki daya saing global dan mampu menjawab tantangan masa depan perusahaan dan tantangan bangsa ke depan,” tutupnya. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler