Google Doodle Hormati Ilmuwan Kimia Wanita

Senin, 12 Mei 2014 – 01:05 WIB
Dorothy Mary Crowfoot Hodgkin, ilmuwan kimia wanita yang meraih nobel pada 1964. Getty Images

jpnn.com - Google kembali memperbarui tampilannya. Dengan wajah baru, Google Doodle menghadirkan gambar molekul yang merujuk pada seorang ilmuwan kimia wanita peraih nobel.

Dia adalah Dorothy Mary Crowfoot Hodgkin yang hidup di masa 1910-1994. Lahir pada 12 Mei 1910 di Kairo, Mesir.

BACA JUGA: Apple Akuisisi Beats, Dr Dre Berpesta Sudah jadi Miliarder

Tepat hari ini, Senin (12/5), Google menghormati Hodgkin atas jasa-jasanya dalam perkembangan sains.

Sebelum menjadi anggota peneliti di Oxford antara 1936-1977, Hodgkin belajar di Oxford dan Cambridge. Dalam bidang kristalografi, ia dianugerahi Hadiah Nobel Kimia 1964. Menggunakan sinar X, ia mempelajari struktur vitamin B12 dan molekul-molekul kompleks lainnya, termasuk penisilin dan insulin.

BACA JUGA: BlackBerry Lawan Dominasi Apple dan Samsung

Berdasarkan catatan Wikipedia, Hodgkin menghabiskan waktu terpisah dari orangtuanya. Terhitung hanya empat tahun ia bersama dengan orang yang melahirkannya ketika tinggal di komunitas ekspatriat Inggris di Mesir.

Setelah itu, ilmuwan biokimia itu pindah ke Inggris. Di masa  Perang Dunia I di Inggris,  ia diasuh kerabatnya.

BACA JUGA: Lensa Olloclip di iPhone yang Memuaskan

Setelah Perang Dunia I berakhir,  ibunya memutuskan untuk tinggal di rumah di Inggris selama satu tahun. Periode  itulah yang oleh Hodgkin kemudian digambarkan sebagai paling bahagia dalam hidupnya.

Hodgkin merupakan pelopor Kristalografi Sinar-X, metode yang digunakan untuk menentukan struktur tiga dimensi dari biomolekul. Metode ini juga dapat mengungkap struktur dan fungsi molekul tersebut.

Penemuan yang paling terkenal adalah mempelajari struktur kimiawi penisilin yang merupakan kelompok antibiotika β-laktam yang digunakan dalam penyembuhan penyakit infeksi karena bakteri. Penisilin bekerja dengan menghambat pembentukan dinding sel bakteri, dengan menghambat digabungkannya asam N-asetilmuramat non-esensial ke dalam struktur mukopeptida yang biasanya membuat sel menjadi kaku dan kuat. Pada tahun 1969 dan setelah 35 tahun menjadi peneliti, Hodgkin juga mampu menguraikan struktur insulin.

Hodkin kemudian meninggal di Ilmington, Inggris pada 29 July 1994. Hidupnya yang 84 tahun telah memberikan arti dan guna untuk kehidupan manusia. (awa/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Apple Tawar Beats Electronics US$ 3,2 Miliar, Akan Dirilis Pekan Depan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler