Grace Liem Desain Gaun untuk Ajang Miss Grand International

Kamis, 04 Oktober 2018 – 22:06 WIB
Grace dan gaun ciptaannya. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com, SURABAYA - Desainer busana dan headpiece bergaya avant-garde Grace Liem mendapat kepercayaan mendesain kostum nasional untuk dibawakan Nadia Purwoko pada ajang Miss Grand International 2018 di Myanmar pada Minggu (14/10). Keindahan bawah laut Lombok jadi inspirasi utama kostum tersebut.

Saat ditemui di butiknya di kawasan Villa Bukit Mas, G Liem -sapaannya- tampak semringah. Seolah beban pikiran dan moral tuntas diangkat dari pundaknya. "Mau nggak mau pasti deg-degan juga karena dua tahun berturut-turut Indonesia jadi pemenang national costume," tuturnya pagi itu. G Liem pun berharap demikian tentunya.

Perjuangannya menyelesaikan konsep kostum dengan judul Underwater Lombok tersebut tak semulus bayangannya. G Liem hampir menolak tawaran yang datang langsung dari Ivan Gunawan alias Igun, desainer kondang Indonesia yang dipercaya sebagai pengarah fashion di ajang itu. 

"Soalnya, berbarengan dengan proyek New York Fashion Week Februari nanti. Belum aku garap sama sekali," ungkap G Liem, lantas tertawa. Dia juga sempat ragu karena sadar bahwa desainer kostum nasional pasti jadi obrolan netizen. 

"Banyak netizen nyinyir. Tapi, waktu itu aku dapat panggilan hati untuk terima tantangan ini," imbuh G Liem. Tepat sehari setelah Igun meneleponnya Jumat (27/7), G Liem akhirnya berkata yes untuk ajakan sahabatnya tersebut. Meski demikian, G Liem mengaku saat menerima tawaran itu, dirinya masih blank ingin menggarap konsep apa.

Ketika mendengar berita duka gempa di kawasan Lombok, langsung tebersit sebuah ide di benak G Liem. Dia ingin mengusung tema keindahan alam bawah laut Lombok yang menurutnya harus dibangkitkan kembali pascabencana.

"Nah, sisi surprise-nya ada ketika gaun itu membuka bak ada gerbang dua pintu," kata G Liem sembari memperlihatkan video saat sesi pemotretan kostum nasional itu bersama Miss Grand Indonesia 2018 Nadia Purwoko di Jakarta Rabu lalu (26/9).

Perpaduan seni busana dengan detail yang digarap begitu rapi dan kejutan mekanis dengan sistem baju yang bisa dibuka-ditutup layaknya cangkang kerang membuat Nadia tampil stunning sekaligus strong. "Stres luar biasa selama dua bulan proses pembuatan ini," ungkap desainer yang sudah meniti karir selama 18 tahun itu.

Bersama suaminya, Maximus Liem, perempuan yang kemarin tampil kasual dengan outer krem itu menceritakan proses pembuatan kostum nasional untuk Nadia yang cukup rumit. "Sebenarnya, untuk pembuatan detail biota laut, kain untuk gaun, sampai bahan headpiece, aku bisa konsep dengan cepat. Kupilih bahan-bahan yang ringan supaya Nadia nggak keberatan," paparnya.

Yang menjadi tantangan adalah baju yang bisa dibuka dan ditutup itu. Setelah gagal dengan sistem robotik karena membutuhkan aki yang tidak boleh dibawa naik pesawat, mereka memakai sistem mekanik. "Cukup dengan tuas yang nyambung ke jari-jari Nadia untuk buka maupun tutup," terang Max. (via/c6/tia) 

BACA JUGA: Nadia Purwoko Wakili Indonesia di MIss Grand International

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dikna Faradiba Ajak Wanita Indonesia Jelajahi Dunia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler