Gubernur Jawa Barat Terima Bantuan Ventilator dari BUMN

Jumat, 03 April 2020 – 20:00 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menerima bantuan untuk penanganan COVID-19 dari Forum BUMN untuk Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (3/4/20). (Foto: Rizal/Humas Jabar)

jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerima bantuan untuk penanggulangan COVID-19 dari perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di wilayah Jabar.

Bantuan tersebut berupa 380 spanduk edukasi COVID-19 dari Forum BUMN Wilayah Jabar dan satu unit ventilator dari Jasa Marga yang akan diserahkan ke rumah sakit utama yang menangani pasien COVID-19 di Jabar.

BACA JUGA: Jabar Siapkan Rp16,2 Triliun Atasi Dampak Sosial COVID-19 Libatkan Pedagang Tradisional dan Ojol

“Menyelamatkan satu manusia sama dengan menyelamatkan seluruh kemanusiaan. Jadi, saya mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu yang meluangkan waktu berkoordinasi untuk membela Indonesia melalui Jawa Barat,” kata Ridwan Kamil melalui video conference dalam penyerahan bantuan kesehatan dari Forum BUMN untuk Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (3/4/20).

Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- pun berharap, BUMN melalui Gugus Tugas Daerah Wilayah Jawa Barat bisa membantu Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar dalam memenuhi kebutuhan penyediaan alat rapid test dan Alat Pelindung Diri (APD).

Kang Emil menargetkan, minimal 100 ribu warga Jabar bisa melakukan rapid test untuk menemukan peta penyebaran COVID-19. “Oleh karena itu, jika dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 BUMN ini bisa menghadirkan rapid test atau PCR, kami masih sangat membutuhkan,” katanya.

“Kami juga mengapresiasi jika ada BUMN yang bisa menyumbangkan masker untuk dokter dan orang sakit atau APD. Saya sudah imbau orang sehat tidak perlu pakai masker bedah, tapi cukup dengan masker kain karena masih bisa menahan 70 persen droplet,” ujar Kang Emil.

“Saya juga mengapresiasi kepada siapapun yang bisa menyumbangkan ventilator. Saya tahu ini harganya mahal, seharga sebuah mobil,” imbuhnya.

Kang Emil juga berharap ada bantuan kampanye tidak mudik yang dilakukan BUMN. Dia menyebut bahwa hingga saat ini jumlah warga yang masuk ke Jabar untuk mudik sudah mencapai 70 ribu orang.

“Semakin banyak yang mudik penyebaran (COVID-19) semakin tinggi. Itu keyakinan saya," ucap Kang Emil.

Sementara itu, Direktur Bisnis sekaligus Plt. Direktur Human Capital PT Jasa Marga (Persero), Tbk., Mohammad Sofyan menuturkan, Satuan Tugas COVID-19 BUMN sebagai pusat informasi dan koordinasi akan menyinergikan seluruh kegiatan BUMN di Jabar dalam rangka mendukung tugas-tugas Pemdaprov Jabar dalam penanganan virus SARS-CoV-2 itu.

“Dan juga dimaksudkan sebagai basecamp relawan. Jadi, diharapkan pelaksanaan tugas ini membantu relawan-relawan dari seluruh BUMN,” tutur Sofyan. (ikl/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler