Gundala Tembus Festival Film Internasional

Minggu, 11 Agustus 2019 – 15:47 WIB
Abimana Arsatya dalam cuplikan Gundala. Foto: Instagram/jokoanwar

jpnn.com, JAKARTA - Setelah tayang di Indonesia, Gundala bakal ke luar negeri. Film yang rilis pada 29 Agustus mendatang tersebut diumumkan sebagai salah satu film yang akan ditayangkan pada Toronto International Film Festival (TIFF) 2019 di Kanada.

Hal itu diumumkan sutradara Joko Anwar dan Screenplay Films selaku rumah produksi pada Jumat pagi (9/8). TIFF 2019 berlangsung pada 5-15 September mendatang. Gundala bersanding dengan film-film lain seperti Joker, Knives Out, dan Parasite.

BACA JUGA: Film Gundala Tembus Toronto International Film Festival 2019

Film yang diangkat dari seri komik ciptaan mendiang Hasmi itu bakal diputar di sesi Midnight Madness. Yakni, sebuah sesi untuk film bergenre fantasi macam action atau horor. Sesi tersebut termasuk sesi yang menjadi favorit pengunjung festival.

BACA JUGA: Gundala Direspons Positif Netizen Luar Negeri

BACA JUGA: Gundala Direspons Positif Netizen Luar Negeri

Lolosnya Gundala ke TIFF 2019 tak terlepas dari peranan Joko yang film-filmnya pernah diputar di festival tersebut sebelumnya. Tahun lalu A Mother's Love, episode serial Folklore, karya Joko lolos ke TIFF 2018. Lalu, pada 2015, film A Copy of My Mind juga diputar di festival yang sama. ''Panitia TIFF jadi notice karya saya,'' kata Joko saat dihubungi Jumat petang (9/8).

Saat trailer Gundala dirilis pada 20 Juli lalu, tim TIFF 2019 ternyata melihatnya. Mereka tertarik film yang dibintangi Abimana Aryasatya tersebut. Mereka lantas mengontak Joko dan pihak Screenplay Films untuk minta izin agar film versi full-nya dikirim ke tim kurator.

BACA JUGA: Abimana Turunkan Berat Badan 10 Kilo demi Gundala

Berdasar hasil kurasi, Gundala dinilai layak tayang di TIFF 2019. Hal itu, kata Joko, melampaui ekspektasinya. Sejak awal, Gundala dipersiapkan untuk tayang di Indonesia tanpa ada niat atau target agar lolos ke festival bergengsi. ''Cerita dan karakter pun sangat khas Indonesia,'' ujar sutradara Pengabdi Setan itu.

Rupanya, TIFF tertarik film yang mengangkat local content. Sebab, film-film seperti itu akan membuat festival makin beragam. ''Selain itu, mereka pasti melihat bahwa Gundala ini more than just a superhero movie sehingga ada nilai lebih untuk festival,'' ujar produser Screenplay Films Wicky Olindo saat dihubungi kemarin siang (10/8).

Dengan lolosnya Gundala ke TIFF 2019, jagoan asli Indonesia bernama Sancaka itu pasti akan dikenal banyak orang di luar negeri. Sebab, festival tersebut bakal dihadiri filmmaker sepenjuru dunia. (len/c4/jan)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kostum Gundala Satu Pabrik dengan Pembuat Daredevil dan Watchmen


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler