Guru Ingin Selamatkan Siswa, Ternyata Ikut Tenggelam

Sabtu, 08 April 2017 – 09:56 WIB
Tenggelam. Ilustrasi. Foto: Pixabay

jpnn.com, GRESIK - Dua warga Panceng, Gresik, tewas tercebur bekas galian batu kapur di desa Pantenan.

Keduanya adalah Mohammad Zuli( 35 tahun) dan Khansa(9 tahun).

BACA JUGA: Innalillahi! Selamat Jalan, Habibi....

Peristiwa nahas ini bermula ketika siswa - siswa MI Pantenan, Panceng, mengadakan kegiatan pramuka di sekitar lokasi bekas tambang kapur.

Kegiatan pramuka tersebut diikuti banyak siswa, termasuk siswa kelas 3, Madrasah Ibtidaiyah Panten.

BACA JUGA: Orang Tua Sibuk Urus Dagangan, Anak Tenggelam

Sayangnya, kemarin sekitar jam 14.00, tiba - tiba ada dua siswa yang tercebur ke bekas galian kapur yang banyak airnya.

Mengetahui ada dua siswa yang tenggelam, Karim, Kepala Sekolah, bersama M. Suli, langsung terjun ke dalam kubangan untuk membantu siswa.

BACA JUGA: Ayah Asyik Mancing, Anak Alami Tragedi Memilukan

"Seorang siswa bisa langsung saya selamatkan," kata Karim.

Sementara Suli, pembina pramuka yang berusaha membantu seorang siswa lainnya, ternyata tak muncul di permukaan dan ikut tenggelam.

Warga setempat berusaha membantu mencari Zuli dan Khansa, siswa kelas tiga.

Pada jam 16.15, korban atas nama Khansa ditemukan oleh warga dalam keadaan tewas.

"Sementara Suli baru ditemukan pada jam 16.45," imbuh Karim.

Kedua jenazah langsung dibawa ke Puskesmas Panceng untuk mendapatkan visum.

Selanjutnya, kedua korban yang tewas tenggelam langsung dibawa ke rumahnya masing - masing, di Desa Pantenan, Panceng.(end/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Bocah Malang Itu Tewas di Sungai Sedalam 7 Meter


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler