Gus Menteri Minta Kades dan Pendamping Desa Terjun Bantu Korban Banjir Masamba

Rabu, 15 Juli 2020 – 20:11 WIB
Gus Menteri saat meninjau lokasi banjir Masamba. Foto: Humas Kemendes PDTT

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar merasakan duka yang mendalam atas musibah banjir bandang di Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara pada Senin (13/7).

"Duka Masamba, menjadi duka kita bersama. Semoga tidak banyak korban, senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan," kata Gus Menteri, sapaan akrabnya, Rabu (15/7/).

BACA JUGA: Gus Menteri Terima Gelar Doktor Honoris Causa, Wakil Ketua MPR: Semua Serbadesa

Gus Menteri kemudian memerintahkan perangkat yang berada di bawah koordinasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk bergerak membantu meringankan duka yang dialami oleh warga yang menjadi korban banjir bandang itu.

Gus Menteri meminta Koordinator Pendamping Desa Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk berkoordinasi dengan Koordinator Pendamping Desa di Luwu Utara dan Para Pendamping Desa untuk bergerak membantu proses penanganan korban.

BACA JUGA: Banjir Bandang Masamba: Pagar Bandara Rusak, Runway dan Rumah Dinas Terendam Lumpur

"Koordinator Pendamping Desa Provinsi gerakkan seluruh Pendamping Desa untuk membantu proses penanganan korban," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Para Pendamping Desa itu, kata Gus Menteri, terjun langsung ke lokasi bencana dengan berkoordinasi dengan aparat terkait untuk lakukan pendataan korban banjir, utamanya yang termasuk warga desa agar proses penanganan menjadi lebih cepat dan tepat.

BACA JUGA: Kemendes PDTT Gandeng KPK Berantas Korupsi di Desa

Proses pendataan ini diperlukan untuk menentukan langkah tindak lanjut dan penanganan yang akan diberikan kepada korban banjir itu agar sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran.

"Pendamping harus bergerak cepat untuk lakukan pendataan itu agar kebutuhan para warga desa korban banjir bisa segera dipenuhi dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Gus Menteri juga akan meminta para Kepala Desa yang berada di wilayah yang terkena banjir untuk bersama-sama pendamping desa bergerak bersama lakukan pendataan. Selain, kepada para korban, pendataan pun bisa dilakukan untuk aset-aset milik desa yang rusak terhantam banjit.

Pendataan terhadap aset seperti sekolah di desa, fasilitas infrastruktur, fasilitas kesehatan dan air bersih yang menjadi kebutuhan mendasar bagi warga desa. Aset yang berkaitan dengan kebutuhan dasar ini harus segera dilakukan perbaikan dan pembenahan.

"Kepala Desa bisa menggunakan alokasi Dana Desa untuk memperbaiki fasilitas kebutuhan dasar yang rusak itu agar bisa segera digunakan oleh masyarakat desa," kata Mantan Ketua DPRD Jombang ini.

Gus Menteri berharap, langkah cepat yang dilakukan ini nantinya bisa membantu para korban dan meringankan beban mereka akibat bencana banjir bandang itu. (ikl/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler