Hadapi Ancaman Kekeringan, Mbak Rerie Ingin Gerakan Hemat Air jadi Budaya Masyarakat

Jumat, 11 Agustus 2023 – 20:41 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat atau akrab disapa Mbak Rerie minta agar ancaman kekeringan akibat El Nino diantisipasi dengan membudayakan gerakan hemat air . Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan Menghadapi ancaman dampak El Nino harus disikapi dengan perubahan dalam keseharian yang harus lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Salah satu perubahan dalam keseharian yang harus dilakukan adalah menumbuhkan gerakan hemat air.

BACA JUGA: Hadapi El Nino, Mentan: 150 Ribu Hektare Lahan di Sumsel Bisa jadi Penghasil Pangan

"Ancaman kekeringan misalnya, harus diantisipasi dengan gerakan hemat air," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/8).

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat perkotaan untuk tidak boros dalam memakai air.

BACA JUGA: Lestari Moerdijat Minta Dampak El Nino Terhadap Kesehatan Masyarakat Harus Diantisipasi

Pasalnya, El Nino yang terjadi saat ini diperkirakan masih berlangsung hingga November mendatang yang akan memicu kekeringan.

Merujuk pada catatan Unesco, rata-rata hak manusia atas air, yaitu sebesar 60 liter per orang per hari.

Selain Unesco, Direktorat Jenderal Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum juga membagi standar kebutuhan air bersih berdasarkan lokasi wilayah.

Pembagian standar kebutuhan air bersih tersebut adalah perdesaan dengan kebutuhan air bersih 60 liter per kapita per hari, kota kecil dengan kebutuhan air bersih 90 liter per kapita per hari.

Kemudian kota sedang dengan kebutuhan air bersih 110 liter per kapita per hari, kota besar dengan kebutuhan air bersih 130 liter per kapita per hari, dan kota metropolitan dengan kebutuhan air bersih 150 liter per kapita per hari.

Menurut Lestari, berdasarkan kondisi tersebut masyarakat di perkotaan sangat diharapkan untuk beradaptasi dengan potensi ancaman kekeringan.

Rerie yang akrab disapa sangat berharap langkah-langkah bijaksana dalam memanfaatkan air harus menjadi kebiasaan dalam keseharian.

"Tidak membiarkan keran air terbuka tanpa dimanfaatkan, tidak mengabaikan pipa bocor dan mandi berlama-lama, merupakan bagian kepedulian dalam rangka penghematan," kata legislator dari Dapil Jawa Tengah II itu.

Di sisi lain, lanjut Rerie, gerakan penghijauan di kawasan-kawasan yang kritis juga harus terus digalakkan agar serapan air ke bumi dan upaya melestarikan lingkungan bisa terus ditingkatkan.

Rerie mengajak semua pihak di tingkat pusat dan daerah untuk bekerja sama dengan baik dengan sejumlah langkah yang terukur dalam upaya mengantisipasi dampak El Nino terhadap lingkungan sekitar.

"Di tengah ancaman dampak perubahan iklim dewasa ini, berbagai upaya untuk melestarikan lingkungan hidup harus menjadi bagian dari proses pembangunan di negeri ini," pesannya. (mrk/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler