Hamdalah, Jumlah Penonton Streaming Film Bajakan Menurun  

Senin, 20 Juli 2020 – 11:01 WIB
Joko Anwar. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Perilaku menonton film secara online dari situs bajakan mengalami penurunan drastis hingga 55 persen dalam 10 bulan terakhir.

Hal tersebut berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan YouGov atas prakarsa Asia Video Industry Association’s Coalition Against Piracy (CAP).

BACA JUGA: Corona Bikin Resah, Joko Anwar Lontarkan Sindiran Bertubi-tubi ke Pemerintah

Data ini didukung oleh analisis data lalu lintas pembajakan yang dilakukan Koalisi Anti-Pembajakan (CAP) AVIA.

Mereka melihat jangkauan keseluruhan ke web streaming bajakan menurun 69 persen antara Agustus 2019 dan Juni 2020.

BACA JUGA: Chand Parwez Geram Susah Sinyal Tayang Tanpa Izin di Drive In Cinema

Apa yang menyebabkan lintasan lalu lintas pembajakan yang dramatis ini?

Di antaranya adalah pemblokiran kelompok indoXXI dan 2.300 situs streaming film bajakan lainnya yang dilakukan oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi (KOMINFO), bekerja bersama dengan Video Coalition of Indonesia (VCI).

BACA JUGA: Raffi Ahmad Pengin Beli Rumah Mantan Pacar, Nagita Slavina Bilang Begini

Kabar baik ini pun membuat pelaku film Indonesia senang. Salah satunya sutradara film Pengabdi Setan, Joko Anwar.

“Industri kreatif selalu menjadi korban pembajakan online. Upaya Pemerintah untuk memberantas pembajakan online, merupakan hal terpuji dan memberi semangat. Kami selalu berusaha untuk melawan secara individu dan gagal tetapi dengan upaya bersama oleh seluruh industri akhirnya membuahkan hasil,” kata Joko Anwar.

“Saya merasa sangat termotivasi untuk mengatasi masalah ini dengan melangkah maju dan mendorong orang lain di industri ini agar bergabung dengan Video Coalition of Indonesia untuk menyelesaikan masalah ini bersama,” lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Produser Starvision Chand Parwez, yang juga Ketua Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI).

“Kami terdorong dan terinspirasi oleh perhatian yang begitu besar dari KOMINFO dalam memerangi pembajakan. Kami akan terus mendukung KOMINFO dalam upaya untuk melindungi orang Indonesia dari paparan kegiatan ilegal sekaligus melindungi hak-hak pembuat konten,” ujarnya.

Neil Gane, Manajer Umum Coalition Against Piracy (CAP) AVIA, mengapresiasi KOMINFO atas upaya berkelanjutan mereka dalam mengganggu jaringan situs web pembajakan yang sedang diuangkan oleh sindikat kejahatan.

“Konsumen yang mengakses situs streaming bajakan atau membeli ISD tidak hanya mendanai kelompok kejahatan, tetapi juga membuang waktu dan uang mereka ketika saluran dan situs web berhenti bekerja. Layanan pembajakan tidak memiliki 'jaminan layanan', tidak peduli apa yang penjual ISD atau operator situs web,” jelasnya.(mg7/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler