Hari Batik Nasional di Washington DC, Dubes Rosan: Karya Seni Luar Biasa

Sabtu, 07 Oktober 2023 – 19:45 WIB
Dubes Rosan dan jajaran para duta besar negara sahabat di peringatan Hari Batik Nasional 2023, yang digelar di Kantor Pusat Bank Dunia di Washington DC, AS, pada 2 Oktober 2023. Foto: KBRI

jpnn.com, WASHINGTON DC - Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Amerika Serikat (AS) Rosan Perkasa Roeslani mengatakan batik adalah karya seni luar biasa yang selama ini menjadi wajah budaya Indonesia.

“Batik sebagai karya seni luar biasa, menjadi wajah budaya Indonesia. Ini sangat membanggakan, batik selain memiliki nilai seni juga sarat makna filosofis,” kata Rosan pada peringatan Hari Batik Nasional 2023, yang digelar di Kantor Pusat Bank Dunia di Washington DC, AS, pada 2 Oktober 2023.

BACA JUGA: Rosan Roeslani Dilantik Jokowi jadi Wamen BUMN, Erick Thohir: Tak Perlu Lagi Dipertanyakan Kredibilitasnya

Rosan didampingi sang istri Ayu Heni Rosan hadir pada acara yang diprakarsai Direktur Eksekutif Bank Dunia Wempi Saputra, Asosiasi Pekerja Bank Dunia – IMF, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Peringatan Hari Batik Nasional 2023 di Bank Dunia yang dihadiri para duta besar negara sahabat itu juga disemarakkan pameran batik, pementasan kesenian, dan kuliner khas Indonesia.

BACA JUGA: Dubes RI Rosan Roeslani Perkenalkan Tradisi Berbuka Puasa ala Indonesia kepada publik AS

Melalui keterangan pers yang dikirimnya hari ini, Rosan mengatakan, seni membatik telah ada di Indonesia lebih dari 1.000 tahun lalu. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, disebutkan bahwa nilai ekspor batik Indonesia mencapai angka US$ 25,31 juta dengan volume mencapai 987,71 ribu kilogram.

Negara-negara tujuan ekspor batik Indonesia adalah Amerika Serikat, Malaysia, Prancis, Thailand, Inggris, Australia, Singapura, Jepang, Kanada, dan Arab Saudi

BACA JUGA: Dubes Rosan Jawab Tantangan Sandiaga Uno, Lihatlah Restoran Indonesia Ini

Batik, lanjutnya, juga telah diakui organisasi PBB, UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi, pada 2 Oktober 2009.

“Batik layak diakui dunia karena batik dibuat dengan teknik, memiliki simbolisme, dan budaya yang sangat melekat dengan kebudayaan Indonesia,” kata Rosan. (flo/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler