Hari Perempuan Internasional, Chelsea Islan: Indonesia Butuh Tokoh Wanita Inspiratif

Senin, 08 Maret 2021 – 15:58 WIB
Chelsea Islan saat menghadiri gala premier film Ayat Ayat Cinta 2 di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Aktris Chelsea Islan mengungkapkan bahwa perlu lebih banyak tokoh wanita inspiratif untuk membantu perempuan dan anak Indonesaia mencapai mimpinya.

"Tokoh perempuan dibutuhkan dalam posisi pengambilan keputusan terutama mengenai isu-isu penting saat ini, seperti isu perubahan iklim, pemulihan kesehatan dan perekonomian di era pandemi, dan isu kesetaraan," ujar Chelsea melalui keterangan resminya pada Senin (8/3).

BACA JUGA: Pacar Positif Covid-19, Begini Kondisi Chelsea Islan

Chelsea mengatakan anak muda memerlukan sosok inspiratif yang mampu menjadi teladan, terutama dalam memberikan arah bagi masa depan yang lebih baik.

"Dengan menyaksikan perempuan-perempuan tangguh dalam kepemimpinan mereka, anak muda di Indonesia terutama anak perempuan, akan mampu bermimpi dan meraih cita-cita mereka," kata Chelsea.

BACA JUGA: Cerita Chelsea Islan yang Harus Dibanting dan Dilempar

Pemeran film 3 Srikandi ini juga bergabung dalam kampanye media sosial yang dimotori Badan PBB di Indonesia (UNDP) untuk menghilangkan praktik 'all males panel' atau panel diskusi publik tanpa perempuan.

"Sangatlah penting untuk memiliki lebih banyak representatif perempuan dalam proses pengambilan keputusan supaya bisa menginspirasi kaum perempuan dan perempuan muda lainnya untuk beraksi dan berprestasi," ujar Chelsea.

BACA JUGA: Foto Syur Tersebar di Internet, Mayangsari Ungkap Fakta Mengejutkan

Seruan Chelsea merupakan bagian dari komitmen kuat UNDP Indonesia dalam mengedepankan kesetaraan isu gender di Indonesia.

Chelsea Islan bahkan didapuk UNDP Indonesia menjadi SDGs Mover atau tokoh penggerak isu Agenda Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals.

Penunjukan Chelsea didorong oleh prestasinya di dunia seni serta kepedulian dan advokasi di bidang pembangunan terutama untuk isu kesetaraan gender, perubahan iklim serta pengentasan kemiskinan. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler