Harun Dicopot dari Jabatannya, Edy Rahmayadi: Itu Adik Kelas Saya

Selasa, 27 Juni 2023 – 05:39 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Foto: ANTARA/Anggi Luthfi Panggabean

jpnn.com - MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menjelaskan alasan dirinya mencopot Harun Al Rasyid dari jabatan Direktur Air Minum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sumut.

Edy Rahmayadi menyatakan, Harun Al Rasyid dicopot dari jabatannya karena kinerjanya dinilai kurang baik.

BACA JUGA: Edy Rahmayadi kepada ASN Sumut: Kalau Kalian Main Politik, Nanti Saya Hukum

"Kembali ke kinerja, itu adik saya, adik kelas saya. Sangat dekat dengan saya, hampir setiap saat main ke rumah saya, tetapi, ukurannya bukan dekat atau tidak dekat, ukurannya adalah kinerja,” ujar Edy Rahmayadi di Medan, Senin (26/6).

Mantan Pangkostrad itu mengatakan sebelum dicopot dari jabatannya, Harun sudah dievaluasi hingga diminta untuk memperbaiki kinerjanya.

BACA JUGA: Masyarakat Sumut Terima Edukasi Jenis Najis dan Cara Menyucikannya

Meski demikian, Edy enggan membeberkan terkait dengan kinerja buruk tersebut karena itu merupakan aib dari Harun dan bukan untuk konsumsi publik.

"Saya tidak boleh dong buka aib orang, itu kinerjanya begini, begini, panggil, enggak jelas. Saya sampai setingkat langkah pangkat kedua, saya tidak memanggil langsung, saya yang panggil adalah direkturnya, dia kan punya direktur," kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

BACA JUGA: Jadi Bacaleg DPR, Jubir PKB Mikhael Sinaga Minta Restu & Wejangan Gubernur Edy Rahmayadi

Pria kelahiran 10 Maret 1961 itu mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menunjuk pengganti Harun.

Menurut Edy, saat ini PDAM Tirtanadi Sumut belum layak membicarakan kualitas air karena dari segi kuantitas belum terpenuhi.

"Sehingga masih kurang 3.500 liter per detik. Belum lagi kebocoran air ini masih compang-camping yang belum terselesaikan. Hitungannya, tidak semua, iya saya belum bisa memenuhi. Kenapa dia, apakah pipanya bocor atau dibocorkan, jadi dua hal itu yang sangat dekat memengaruhi," kata Edy.

Dia mendorong PDAM Tirtanadi Sumut, untuk terus meningkatkan pelayanan perusahaan BUMD Sumut itu dengan peningkatan kuantitas air didistribusikan ke pelanggan.

“Saya berjanji. Dari konsep kerja 2024 kuantitas tercapai, baru kualitas air, saya minta maaf. Itu kualitas, bukan kuantitas, saya masih kejar kuantitas, kalau kurang, kurang terus kita ini. Tapi, ini ada tahapan kerja,” ujar Edy Rahmayadi. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler