Hasto Anggap Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Tak Tergoyahkan

Rabu, 20 Maret 2019 – 13:12 WIB
Hasto Kristiyanto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin Hasto Kristiyanto menilai hasil survei sejumlah lembaga yang kredibel seperti Indikator Indonesia, SMRC, LSI, Populi, Charta Politika, Polmark, Litbang Kompas, Roy Morgan, dan lain-lain menggambarkan tercapainya situasi steady state cenderung flat.

"Kampanye yang panjang menjadikan die hard paslon 01 dan 02 mencapai kondisi maksimum. Dinamika politik ditentukan gerak pemilih mengambang dan pemilih yang belum mengambil keputusan dengan jumlah yang kian mengecil dan sulit mengejar selisih Jokowi - KH Maruf Amin yang berada antara 13,5 persen hingga 26 persen di atas Prabowo-Sandi," kata Hasto, Rabu (20/3).

BACA JUGA: Janji Revitalisasi Pendidikan Jokowi - Maruf Amin Dapat Dukungan

Debat cawapres yang diharapkan oleh Tim 02 sebagai daya leverage terhadap Prabowo - Sandi ternyata berakhir antiklimaks. Kepiawaian KH Ma'ruf Amin dalam karakter otentik sebagai ulama bersarung, mampu menghadapi Sandiaga Uno yang terkesan mendaur ulang ide lama seperi OK OCE.

(Baca Juga: Bandingkan Elektabilitas Jokowi dan SBY Jelang Pilpres)

BACA JUGA: Bandingkan Elektabilitas Jokowi dan SBY Jelang Pilpres

"Praktis daya dukung Sandi saat debat hanya tampilan jas mahal yang justru menjadi kontras dengan sosok ulama yang sederhana. Begitu kuatnya kharisma Kiai Ma'ruf sehingga praktis Sandi memiliki hambatan untuk menyampaikan gagasan besar yang segar," kata dia.

Hasilnya, lanjut Hasto, Kiai Maruf menampilkan berbagai terobosan yang bersemangat muda, seperti opera house, ten years challenge, kehadiran decacorn dan lain-lain. "Terbukti kualitas pemimpin ditentukan pada karakter dan kematangan jiwa, bukan pada penampilan fisik," tambah Hasto.

BACA JUGA: Kiai Maruf Amin Seperti Harta Karun Tersembunyi

Hasil survei terakhir Litbang Kompas juga menunjukkan hal yang tidak jauh berbeda. Dia memperkirakan hasil mencapai 56,8 persen untuk Jokowi - KH Ma'ruf dibandingkan Prabowo - Sandi 43,2 persen sebagai gambaran pematangan maksimum pendukung die hard masing-masing paslon.

"Seluruh parpol Koalisi Indonesia Kerja pascakonsolidasi dengan para kepala daerah, wakil kepala daerah, dan pimpinan DPRD, semakin memerkuat gerak teritorial guna memertebal selisih kemenangan bagi Jokowi - KH Maruf Amin," jelas Hasto.

Oleh karena itu, sekretaris jenderal PDI Perjuangan ini menyatakan, ke depan, pihaknya akan bergerak secara masif dan melalui pendekatan multidimensional. "Apa pun pemilu hanya alat untuk mencari pemimpin. Seluruh parpol pendukung Pak Jokowi akan kedepankan langkah rekonsiliasi akibat ketegangan politik selama pemilu," tandas dia. (tan/boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Erwin Aksa Mohon Maaf


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler