Hatta Disambut Ribuan Mahasiswa

Jumat, 03 Mei 2013 – 13:50 WIB
MANADO--Kalangan civitas akademika Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Provinsi Sulawesi Utara mengaku senang atas kedatangan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di kampus Unsrat, Jumat (3/5).

Tidak hanya kalangan kampus, kegembiraan pun disampaikan sejumlah warga dengan memasang spanduk bertuliskan “Selamat Datang Calon Presiden RI” di sejumlah titik jalan menuju Kota Manado.

Setidaknya, rasa senang dan gembira itu disampaikan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Donald A Rumokoy saat membuka Kuliah Umum yang disampaikan Hatta Rajasa di kampus Unsrat.

Bahkan, sang rektor berjanji, jika Hatta Rajasa bersedia kembali datang ke Unsrat, maka dia siap menyambut kedatangan itu dengan mengerahkan empat hingga lima ribu mahasiswanya.

“Saya yakin, kalau masih datang untuk kedua kali ke sini, Bapak Menko tetap masih dirindukan oleh kalangan civitas akademika Univesitas Sam Ratulangi, dengan memiliki sekitar 24 ribu mahasiswa tentu tidak akan sulit bagi kami untuk mempersiapkan empat sampai lima ribu mahasiswa kami untuk mengikuti kuliah umum yang akan Bapak sampaikan,” kata Donald A Rumokoy. 

Menanggapi permintaan Rektor Unsrat ini, Hatta Rajasa pun menyatakan menyambut baik tawaran yang diberikan. Baginya, mendatangi kampus merupakan media strategis dalam rangka sharing ilmu dan pemikiran yang berkembang di daerah. 

“Tawaran Pak Rektor untuk datang kembali saya sambut dengan baik, mudah-mudahan saya akan kembali ke sini,” katanya.

Dalam Kuliah Umum di Unsrat kali ini, Hatta Rajasa menyampaikan materi bertema “Membangun Daya Saing dan Keunggulan Bangsa”. Menurutnya, dalam perkembangan negara-negara di dunia ke depan, baik di kawasan regional ASEAN maupun internasional, daya saing dan keunggulan suatu negara merupakan hal penting.

Terlebih, bagi Indonesia yang sesungguhnya memiliki banyak potensi namun belum dikelola secara optimal. Bahkan, potensi kelas menengah yang diharapkan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Air, jumlahnya juga cukup banyak, yakni mencapai 131 juta jiwa.

“Tugas perguruan tinggi, tugas saya, dan tugas kita semua untuk mengubah sumber daya manusia usia produktif di Indonesia saat ini menjadi masyarakat atau SDM yang unggul,” ujarnya. (sam/rls/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dahlan Iskan Usul Penyertaan Modal Rp 3 Triliun Proyek Tol Trans Sumatera

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler