Heboh Sesajen Ditendang, Kuasa Hukum Habib Rizieq Komentar Begini

Rabu, 12 Januari 2022 – 21:20 WIB
Salah satu lokasi pembuangan sesajen selain di Curah Kobokan. Foto: Ridho Abdullah/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kasus pembuangan sesajen dengan cara ditendang di Gunung Semeru kini menjadi heboh. Polisi pun masih mencari pelaku yang diduga anggota sukarelawan tersebut.

Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar turut mengomentari kasus itu. Dia meminta agar diusut terlebih dahulu, siapa yang meletakkan sesajen itu.

BACA JUGA: Info Terkini Soal Pembuangan Sesajen di Gunung Semeru, Pelaku Siap-Siap Saja

“Harusnya dicari tahu dahulu siapa yang meletakkan sesajen itu. Apakah yang meletakkan itu berkeyakinan muslim atau bukan?” ujar Aziz ketika dikonfirmasi, Rabu (12/1).

Menurut Aziz, apabila yang meletakkan bukan muslim, polisi bisa melanjutkan proses pencarian pelaku penendangan sesajen.

BACA JUGA: Berita Terkini soal Kondisi 4 Warga Depok yang Terserang Omicron

“Tetapi, jika yang meletakkan muslim, maka perlu duduk bersama MUI untuk dibicarakan maksud dan juga diberi pemahaman yang baik dan bijak,” ujarnya.

Aziz meminta MUI berperan aktif dalam kasus itu. Semua pihak pun harus diberikan pemahaman agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Baik kepada yang meletakkan maupun yang menendang untuk bertindak sesuai akidah dan bijak dalam bersikap atas dugaan penyimpangan akidah,” kata Aziz.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko sebelumnya mengatakan pihaknya masih mengejar pelaku penendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, ke sejumlah daerah.

"Kami bukan hanya ke daerah NTB (Nusa Tenggara Barat), tetapi di beberapa tempat yang diduga menjadi lokasi keberadaan pelaku," ujar Kombes Gatot saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa.

Meski sudah melakukan pengejaran dan penyelidikan, aparat kepolisian sampai saat ini masih kesulitan mengungkap identitas pelaku.

Polisi telah menggali informasi di sekitar lokasi kejadian tempat pembuangan sesajen di kawasan Gunung Semeru.

Namun, masyarakat tidak mengenal wajah pria yang viral dalam rekaman video tersebut.

"Masyarakat tidak ada yang kenal yang bersangkutan (pelaku). Kalau infonya yang bersangkutan itu sukarelawan masih kami cek datanya pada posko tanggap bencana, apakah orang itu sukarelawan atau bukan, ini masih ditelusuri," katanya. (cuy/jpnn)


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler