Helikopter Polri Ketahuan Angkut Warga Jalan-jalan, Komisi III DPR Curiga

Selasa, 20 Oktober 2020 – 09:54 WIB
Helikopter Polri yang ketahuan mengangkut warga jalan-jalan. Foto: Screenshoot Video

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Wihadi Wiyanto meminta Propam Polda Kepri mengusut dengan serius penggunaan helikopter polisi yang ketahuan mengangkut warga jalan-jalan.

Menurut legislator Partai Gerindra ini, helikopter dengan nomor lambung 1.108 itu merupakan salah satu sarana vital dan tidak seharusnya dipakai secara serampangan.

BACA JUGA: Helikopter Polri Ketahuan Angkut Warga Sipil, Propam Langsung Turun Tangan

"Pemakaian fasilitas negara, dan khususnya ini adalah fasilitas Polri yang dipakai untuk penegakkan hukum, tidak bisa dipakai untuk main-main, semacam jalan-jalan. Apalagi itu namanya merupakan alat yang cukup vital," ucap Wihadi dalam keterangan persnya yang diterima jpnn.com, Selasa (20/10).

Dia juga curiga dengan alasan yang disampaikan pejabat Polda Kepri bahwa helikopter yang ketahuan mengangkut warga itu bagian dari enjoy flight.

BACA JUGA: Kabar Terbaru Kasus Penyerangan Mobil Mantan Anggota DPR, Nyawa Nyaris Melayang

"Kalau polisi membuat alasan seperti itu, saya kira ini ada sesuatu yang harus diperiksa lebih lanjut motifnya, kenapa ada tiga warga yang tidak punya kepentingan apa pun naik helikopter polisi?" kata politikus Dapil Jawa Timur IX ini.

Bagi Wihadi, penggunaan helikopter polisi yang ketahuan setelah videonya viral beberapa waktu lalu ini merupakan masalah serius. Sebab, sarana vital itu seharusnya cuma dipakai untuk pengawasan dan penunjang aktivitas kepolisian.

"Kalau warga sipilnya tidak punya kepentingan apa-apa dengan alasan jalan-jalan naik helikopter polisi, itu sih sebenarnya sudah pelecehan," tegas Wihadi.

Peristiwa itu menurutnya juga memunculkan berbagai persepsi yang berkambang di masyarakat.

"Jadi, seakan-akan bahwa polisi ini sudah bisa dibayar oleh seorang pengusaha atau beberapa pengusaha untuk meminjamkan fasilitas-fasilitas vitalnya, untuk melakukan jalan-jalan. Ini saya kira sudah cukup serius, harus ditindaklanjuti," pungkasnya.

Mabes Polri sebelumnya bergerak cepat merespons sebuah video yang menunjukan helikopter milik Korps Bhayangkara dipakai untuk mengangkut warga sipil.

Pilot yang notabene polisi pun langsung diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

"Benar (pilot helikopter) diperiksa Propam," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Minggu (18/10).

Menurut Argo, pemeriksaan dilakukan untuk melakukan klarifikasi terhadap pilot terkait kejadian yang viral di media sosial tersebut.

"Untuk pemeriksaan sudah dua hari yang lalu," tambah mantan Kapolres Nunukan itu.

Diketahui, kejadian helikopter Polri membawa warga sipil ini diunggah akun Instagram @dewa45_idn dengan caption ‘Bang Jago @divisihumaspolri Sangat Pro Kerjanya. Kebahagian, Kesejahteraan, Keselamatan dan Keamanan Mereka Sangat Diperhatikan Oleh Pemerintah.

Dalam video tersebut, tampak sebuah helikopter berwarna putih dan biru baru saja mendarat di lapangan terbuka.

Setelah mendarat, helikopter yang masih menyala itu pun kemudian menurunkan tiga penumpang dari pintu kanan dan kiri dibantu dengan petugas yang memakai seragam biru. (fat/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler