Hino Siap Sambut Standar Emisi Euro 4 Tahun Depan

Rabu, 28 April 2021 – 20:59 WIB
Hino Ranger bermesin common rail. Foto: dok HMSI

jpnn.com, JAKARTA - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) mengumumkan siap menyambut standar emisi Euro 4 yang akan dimulai pada 2022.

Chief Operating Officer (COO)-Director HMSI Santiko Wardoyo mengatakan, semua produk kendaraannya sudah mengadopsi teknologi common rail sehingga siap saat pemerintah memberlakukan Euro 4.

BACA JUGA: Hino Luncurkan Truk Ranger FLX 260 yang Sesuai Regulasi ODOL

"Kendaraan kami dapat diandalkan termasuk nanti saat era Euro4 tiba," ungkap Santiko dalam diskusi virtual bersama Forwot melalui videpo virtual, Rabu (28/4).

Menurut Santiko, seluruh mesin common rail sudah dilakukan serangkaian tes, termasuk bus Hino. Pengujiannya sendiri dilakukan pada rute tol Trans Jawa.

BACA JUGA: Hino Resmi Luncurkan Bus R 260 AS di Indonesia, Sebegini Harganya

Santiko mengatakan, mesin tersebut berada pada temperature yang normal dan tidak ada kendala sama sekali, begitupun dengan oli yang dalam kondisi panas juga tetap normal.

"Tidak ada gangguan sama sekali di mesin dan terbukti Hino bus ini reliable untuk jalur Trans Jawa,” tambah Santiko.

BACA JUGA: Booking Service Truk Hino Bisa Melalui Tokopedia

Di Indonesia, Hino memperkenalkan teknologi mesin common rail sejak tahun 2012.

Ada beberapa model truk dan bus Hino yang sudah mengusung teknologi tersebut dan menjadi andalan para pebisnis seperti Hino Ranger FM 285 JD, Ranger FL 245 JN, FM 350 TH dan Hino bus RN 285.

Semua kendaraan itu, lanjutnya sudah menggunakan sistemm akumulator tekanan bahan bakar yang disebut common rail.

Selain itu, Santiko menyebut kendaraan dengan mesin common rail itu telah ekspor secara completely build up (CBU) atau utuh ke pasar Filipina dan Vietnam.

Sebelumnya, penerapan standar emisi Euro 4 pada kendaraan mesin diesel masih terus digodok oleh pemerintah pusat. Peraturan yang harusnya ditetapkan April 2021, mundur menjadi 2022.

Anjuran untuk beralih ke Euro 4 itu sendiri tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017.

Terlepas dari dinamika tersebut, tentunya inovasi dan standarisasi Euro 4 akan lebih baik di terapkan di Indonesia. (ddy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler