Hmmm, Bisa Jadi Ini Penyebab Ahmad Dhani Keok di Bekasi

Jumat, 17 Februari 2017 – 21:46 WIB
Said Salahudin. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - jpnn.com - Duet Sa'duddin-Ahmad Dhani di pilkada Kabupaten Bekasi untuk sementara ketinggalan dari pasangan Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja dalam proses penghitungan suara. Namun, sejumlah hitung cepat atau quick count sudah menempatkan Sa’duddin-Dhani kalah.

Dalam pengamatan Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin, popularitas Dhani ternyata tak cukup menjadi modal maju di pilkada. Said bahkan menyebut Dhani yang sering melontarkan kontroversi justru dijauhi pemilih.

BACA JUGA: Dhani Kalah, Pengamat: Popularitas saja tidak Cukup

"Aktivitas Dhani dalam isu politik di DKI Jakarta yang berujung pada penangkapan dirinya oleh kepolisian dengan tuduhan makar, beberapa waktu lalu, atau penghinaan terhadap presiden, semakin menjauhkan keinginan pemilih untuk memilihnya," ujar Said, Jumat (17/2).

Lebih lanjut Said mengatakan, Kabupaten Bekasi punya karakteristik pemilih yang berbeda dengan daerah lain. Faktor primordial masih sangat kuat.

BACA JUGA: Dhani Keteteran, Gerindra Sedang Mendata Kecurangan

Misalnya, orang asli Bekasi cenderung lebih disukai dan punya nilai lebih di mata pemilih, dibanding dengan tokoh-tokoh populer dari luar Bekasi. Meski Sa’duddin asli Bekasi, kata Said, ternyata ketokohannya belum mampu mengimbangi Neneng-Sa’duddin.

“Tampaknya masyarakat di sana masih lebih menyukai figur Neneng sang petahana dibanding Sa'adudin. Artinya, kontribusi Ahmad Dhani untuk penambahan suara Sa'dudin tidak signifikan," pungkas Said.(gir/jpnn)

BACA JUGA: Dhani Kalah di Bekasi, Bukti Popularitas gak Ngefek

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ahmad Dhani Keteteran Karena Arogan?


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler