HNW: Menantu Luhut dan Hendro Harus Buktikan Profesional

Sabtu, 01 Desember 2018 – 05:44 WIB
KSAD Jenderal Andika Perkasa. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid mengingatkan, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang baru Mayjen Maruli Simanjuntak harus membuktikan diri benar-benar profesional.

Hal ini dikatakan Hidayat merespons pengangkatan Andika yang merupakan menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono, dan Maruli yang juga menantu Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

BACA JUGA: DPR: Kesetiaan kepada Kedaulatan NKRI Jadi Taruhan

"Memang segala sesuatu kan punya alurnya, dan menilai siapa yang layak untuk dipromosikan dan siapa yang belum dan seterusnya," kata Hidayat di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/11).

Dia menegaskan, keputusan juga sudah sudah diambil. Kecuali, kalau belum diambil, publik bisa berpandangan bermacam-macam. "Ini kan bahkan sudah dilantik," katanya.

BACA JUGA: Mantan Danpampres: Lebih Baik Bertani Daripada Sibuk Politik

Menurut dia, sekarang ini yang perlu dilakukan adalah bahwa pejabat yang dilantik itu bukan karena menantunya siapa dan punya kedekatan dengan siapa pun.

Namun, kata dia, karena memang punya profesionalitas dan legitimasi yang layak untuk diangkat dalam posisi yang dinilai terhormat tersebut.

"Jadi, sekali lagi buktikan anda di posisi itu bukan karena faktor KKN, tapi karena anda mempunyai track record berkeunggulan sehingga layak berada di tempat itu," kata Hidayat yang juga anggota Komisi I DPR ini.

Karena itu, Hidayat menegaskan, mereka harus membuktikan benar-benar independen. Apalagi, kata dia, Andika, maupun Presiden Jokowi sebeumnya pernah menyampaikan bahwa tentara harus betul-betul independen. "Itu yang harus dibuktikan. Biarkan publik merekam sekaligus mengawasi. Karena kalau sampai polisi, tentara tidak netral itu tidak sesuai dengan prinsip negara hukum dan prinsip negara demokrasi," katanya.

Lebih lanjut Hidayat mengingatkan mereka harus netral demi kepentingan negara. "Bukan untuk kepentingan kelompok tertentu," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Maruli yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Komando Daerah Militer IV/ Diponegoro diangkat menjadi Danpaspampres. Maruli menggantikan Mayjen TNI (Mar) Suhartono, yang dipercaya menjabat Komandan Korps Marinir.

Beberapa waktu lalu, Andika Perkasa yang menjabat Pangkostrad dipercaya menjadi KSAD. Posisinya sebagai Pangkostrad kemudian diganti oleh Mayjen Besar Harto Karyawan, yang sebelumnya menjabat Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler