jpnn.com, JAKARTA - Dokter muda sekaligus pemengaruh, Fegi Febriansyah menghasilkan miliaran rupiah per bulan dari keahliannya bermain Mobile Legends.
Fegi Febriansyah memanfaatkan kemampuannya bermain Mobile Legends untuk membuka bisnis di industri games yang dinamai Aoshi Market.
BACA JUGA: Turnamen Vaporlax Indogamers Mobile Legends I 2024 Diikuti Ribuan Gamers
Founder dari Aoshi Market tersebut memulai bisnisnya hanya dengan modal Rp 300 ribu.
Semula dia menjalankan bisnis Top Up games, hingga kini berkembang menawarkan jasa joki Mobile Legends.
BACA JUGA: Gegara Pansos, Gim Online Ini Langsung Viral
Adapun joki Mobile Legend ialah seorang pro player memainkan akun para newbieyang ingin cepat naik level.
Jadi, Fegi Febriansyah melakukan push rank menggunakan akun pemula hingga top global.
BACA JUGA: Indogamers dan Vaporlax Gelar Turnamen Mobile Legends Akbar, Pendaftaran Mulai Hari Ini
"Alhamdulillah saya makin konsisten dan tahun lalu saya mendapatkan omzet rata-rata Rp 2 miliar hingga Rp 3 milliar per bulan," kata Fegi Febriansyah saat di Jakarta, belum lama ini.
Fegi menjelaskan omzet bisnisnya melalui pun terus meningkat setiap tahun.
Akun sosial media @aoshi_market pun juga ikut meningkat hingga mencapai 275 ribu pengikut dalam kurung waktu 1 tahun.
Memulai usaha tahun 2020, pada tahun 2021 dia sudah berhasil membukukan Rp 500 juta-Rp 1 miliar, dan terus naik hingga saat ini.
"Tentunya lagi dan lagi saya semakin meningkatkan pelayanan dan menambah jasa saya hingga sekarang tersedia ratusan jasa," tuturnya
Fegi mengatakan semula dirinya bermain Mobile Legends hanya untuk mengisi waktu luang.
Namun, dia mulai mengikuti berbagai macam turnamen Mobile Legends dan memenangkannya.
Terkini, Fegi masih aktif mengikuti berbagai turnamen dan memiliki team esportnya yang bernama Aoshi Esports
"Kuncinya konsisten, dan kerja keras serta yang paling penting bersyukur," imbuhnya.
Meski telah menghasilkan omzet fantastis, Fegi tetap melanjutkan kuliahnya sebagai seorang dokter. (mcr31/jpnn)
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah