Hujan Ekstrem Hantam Jakarta, Anies Baswedan: Situasi Terkendali

Minggu, 21 Februari 2021 – 07:33 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau wilayah Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, yang tidak lagi dilanda banjir, Selasa (9/2). Foto: Instagram/Anies Baswedan

jpnn.com, JAKARTA - Hujan deras kembali menguyur Jakarta sejak Jumat malam hingga Sabtu dinihari, 20 Februari 2021. Akibatnya, menurut data BPBD DKI Jakarta, sebanyak 113 RW di beberapa wilayah di Ibu Kota tergenang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan curah hujan yang ekstrem penyebab banyak RW yang tergenang di Jakarta. "Meski curah hujan tinggi situasi tetap terkendali," kata Anies, Sabtu (20/2).

BACA JUGA: Gubernur Anies Baswedan Ungkap Penyebab Banjir Sudirman hingga Kemang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat curah hujan di Ibu Kota pada 20 Februari sebesar 226 milimeter per hari. Angka sebesar itu menurut BMKG termasuk kategori cuaca atau hujan ekstrem karena di atas 150 milimeter per hari.

Tak hanya Jakarta yang sedang dilanda cuaca ekstrem. Sebelumnya, beberapa kota di Indonesia juga sempat dilanda hujan ekstrem. Di Semarang, misalnya. Pada 6 Februari 2021, kota itu diguyur hujan ekstrem dengan angka curah hujan menurut BMKG sebesar 177 milimeter per hari.

BACA JUGA: Jakarta Banjir, Ferdinand Langsung Sebut Anies Takabur, Sombong, Bohong

Karena curah hujan yang ekstrem itu membuat banyak genangan. BPBD DKI Jakarta mencatat belum ada area strategis yang terdampak dari derasnya hujan yang menguyur ibu kota. Luas Area yang tergenang pun sekitar 4 kilometer, jauh lebih kecil ketimbang luas genangan pada 1 Januari 2020 yang mencapai 156 kilometer.

Anies mengatakan mengatakan genangan di kawasan yang semalam mengalami hujan deras mulai surut. "Sekarang sudah mulai surut genangannya," kata Anies.

BACA JUGA: Penjelasan Gubernur Anies soal Banjir Jakarta Hari Ini, Wajar?

Meski begitu, masih ada kawasan yang tergenang yakni di daerah dekat sungai yang meluap karena mendapat kiriman dari hulu. Misalnya Sungai Krukut. 

Ia mengatakan karena debit yang besar membuat air di Sungai Krukut meluap ke semua jalan yang dilalui. Jalan Kemang Raya, Tendean, Gatot Subroto, Sudirman, dan Bendungan Hilir, pun tergenang. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler