Hujan Kritik untuk KPI: Dari Kasus Pelecehan Pegawai Sampai Saipul Jamil

Jumat, 10 September 2021 – 20:36 WIB
Ilustrasi KPI hujan kritik. Foto: Logo KPI

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tengah menjadi sorotan publik akhir-akhir ini.

Terbaru, KPI dihujani kritik oleh sejumlah pihak karena sempat membiarkan mantan narapidana kasus pelecehan seksual Saipul Jamil tampil di televisi.

BACA JUGA: Saipul Jamil Dibolehkan Muncul di TV untuk Edukasi, Ferdinand: KPI Sesat Nalar

Salah satu kritik datang dari Aktor Ernest Prakasa. Melalui akunnya di Instagram, Ernest mengkritik pedas atas kembalinya Saipul Jamil di industri pertelevisian Indonesia.

"Mantan narapidana pelecehan seksual di bawah umur disambut bagai pahlawan di televisi. Ke mana KPI?" ujar Ernest melalui akunnya di Instagram, Minggu (5/9).

BACA JUGA: Najwa Shihab Bongkar Kelakuan Ketua KPI Agung Suprio

Komika itu bahkan juga menyinggung soal kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan di KPI belakangan ini.

"Oh iya lupa KPI nya lagi nyoret-nyoretin biji pakai spidol," ujar Ernest.

BACA JUGA: Xiaomi Kembangkan Fitur Penangkal Aplikasi Berbahaya, Kamu Wajib Tahu

Dokter Tirta Sarankan Ketua KPI Mundur

Dokter Tirta juga menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pegawai KPI.

Bagi Dokter Tirta, tidak ada pembelaan untuk segala bentuk aksi pelecehan seksual.

"(KPI) kerjanya menyensor ponografi tetapi malah terjadi pelecehan di instansi. Harusnya ketuanya secara wibawa mundur," serunya.

KPI Membebastugaskan Delapan Pegawainya

Komisioner KPI Pusat Nuning Rodiyah mengatakan delapan orang tersebut bisa dipecat apabila nantinya telah ada keputusan hukum tetap yang menyatakan mereka terbukti melakukan kejahatan.

"Delapan orang itu telah dibebastugaskan. Untuk sanksi tegasnya, tentu disesuaikan dengan aturan kepegawaian yang ada. Sanksi terberat diberhentikan," kata Nuning di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (5/9) malam

Saran KPAI untuk KPI soal Kasus Saipul Jamil

Ketua KPAI Susanto menyarankan agar KPI memperbaiki regulasi sehingga mantan terpidana kasus pencabulan anak, seperti Saipul Jamil, tidak memperoleh glorifikasi perlakuan istimewa di ranah publik.

"Figur penjahat seksual terhadap anak bukan bagian dari informasi yang mendidik dan sehat untuk perkembangan anak," kata Susanto saat dihubungi JPNN.com, Senin (6/9).

KPI Peringatkan Stasiun Televisi

KPI Pusat meminta stasiun televisi tidak terus memutar penyambutan penyanyi dangdut Saipul Jamil setelah bebas dari penjara.

Pasalnya, KPI Pusat beranggapan pemutaran secara berulang terkesan membesar-besarkan dan mengglorifikasi bebasnya pria yang karib disapa Ipul itu.

"Kami berharap seluruh lembaga penyiaran memahami sensitivitas dan etika kepatutan publik terhadap kasus yang telah menimpa yang bersangkutan dan sekaligus tidak membuka kembali trauma yang dialami korban," ujar Wakil Ketua KPI Pusat Mulyo Hadi Purnomo dalam keterangannya.

KPI Larang Saipul Jamil Tampi di TV untuk Hiburan

Ketua KPI Agung Suprio, Saipul Jamil belum diizinkan tampil dalam acara yang bertujuan hiburan.

Keputusan tersebut dibuat setelah dilakukan rapat internal KPI dengan memperhatikan hak asasi manusia (HAM), etika, dan hukum.

"Kami juga melihat dari berbagai referensi dari luar negeri, memang dibatasi. Bahkan, di suatu negara itu dikasih alat supaya dia tidak melakukan hal seperti itu," kata Agung saat berbincang dalam podcast milik Deddy Corbuzier di YouTube baru-baru ini.

KPI Izinkan Saipul Jamil Tampil di TV untuk Edukasi

KPI hanya mengizinkan Saipul Jamil tampil di televisi untuk konteks edukasi.

"Dia (Saipul Jamil) bisa tampil untuk kepentingan edukasi. Jadi, misalnya dia hadir sebagai, ya, bahaya predator, itu kan bisa juga ditampilkan," kata Agung Suprio.

Najwa Shihab Bongkar Kelakuan Ketua KPI

Presenter Najwa Shihab mengatakan bahwa Agung Suprio sempat bersedia hadir di studio Mata Najwa baru-baru ini.

Namun, Agung Suprio malah meninggalkan studio dan menolak diajak berdialog dengan pengacara MS, korban pelecehan seksual di KPI.

"Ketua KPI tadi malam sudah hadir di studio Mata Najwa, bahkan sudah siap naik panggung tetapi tiba-tiba menolak berdialog ketika pengacara MS, korban di KPI sedang berbicara," ungkap Najwa Shihab, Jumat (10/9). (cr1/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Selamatkan Hidupmu! Buruan Hapus 8 Aplikasi Berbahaya Ini di Hp Android


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler