Hyundai Memutuskan Berhenti Mengembangkan Mesin Diesel Baru

Sabtu, 16 Januari 2021 – 03:50 WIB
Ilustrasi logo Hyundai Kona Electric. Foto: Antara

jpnn.com - Hyundai Motor Group memutuskan untuk menghentikan pengembangan mesin diesel baru, demi mengejar ke arah elekteifikasi dan sel bahan bakar hidrogen.

Meski begitu, Hyundai tetap memproduksi kendaraan diesel untuk sementara waktu dan melakukan perbaikan yang sudah ada.

BACA JUGA: Hyundai Rilis Teaser Pertama IONIQ 5 Midsize CUV

Melansir The Korea Times, seorang sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan apa yang akan dilakukan Hyundai hanya untuk mengikuti tren otomotif global untuk berhenti mengembangkan mesin diesel baru.

Namun, bukan berarti bahwa Hyundai akan segera menghentikan produksi kendaraan diesel.

BACA JUGA: Penjualan Suzuki Indonesia Meningkat Sepanjang 2020

Saat ini, Hyundai telah memiliki empat mesin diesel untuk kendaraan penumpang mereka.

Untuk Hyundai i30, R untuk Santa Fe, A untuk Starex, dan S untuk Veracruz. Serta tiga mesin diesel untuk kendaraan komersial.

BACA JUGA: MMKI Mulai Produksi Mesin Mitsubishi Xpander

Hyundai sendiri menilai peralihan ke kendaraan listrik merupakan langkah yang tepat.

Hal tersebut diperkuat dengan membentuk tim penelitian dan pengembangan powertrain di Pusat R&D Namyang.

Nantinya, Hyundai akan benar-benar menghilangkan mesin diesel untuk produknya. Dan akan beralih ke kendaraan EV dan sel bahan bakar hidrogen.

Dalam usaha percepatan itu, Hyundai juga secara perlahan akan meninggalkan mesin bensin dan berhenti menjual kendaraan bermesin konvensional di Amerika Serikat, Eropa, Tiongkok, dan pasar utama lainnya pada tahun 2040. (rdo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler