Idap Kanker Serviks Saat Hamil, Lakukan 4 hal ini

Rabu, 17 April 2019 – 20:40 WIB
Ilustrasi Ibu hamil. Foto: Pixabay

jpnn.com - Kanker leher rahim atau kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak pada wanita, selain kanker payudara dan kanker ovarium. Ibu hamil berpotensi mengalami berbagai komplikasi kehamilan dan persalinan, bahkan hingga kehilangan janinnya. 

Ketika ibu hamil mengalami kanker serviks

BACA JUGA: Waspada, Kanker Serviks juga Mengintai Ibu Hamil

Beberapa hal berikut ini penting untuk diingat dan dilakukan apabila ibu hamil terdiagnosis kanker serviks, yaitu:

1. Lakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur

BACA JUGA: Ini Penyebab Ibu Hamil Kekurangan Air Ketuban

Kanker serviks membuat kehamilan menjadi jauh lebih berisiko. Karena itu, ibu hamil dengan kanker serviks harus dipantau terus melalui pemeriksaan kehamilan secara teratur.

Bila dalam kondisi normal ibu hamil wajib melakukan kontrol kandungan sebanyak minimal delapan kali, ibu hamil yang mengalami kanker serviks tentu akan menjalani lebih dari jumlah tersebut.

BACA JUGA: Kanker Serviks Bisa Menular?

2. Kenali tanda bahaya

Ibu juga wajib mengenali tanda bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan, yakni keputihan yang terjadi terus menerus, berbau atau bercampur darah, perdarahan vagina yang bertambah banyak, serta kontraksi rahim yang menetap dan terjadi sebelum waktu persalinan.

Selain itu, gerakan janin yang berkurang, hingga penurunan nafsu makan yang menyebabkan ibu mengalami dehidrasi juga harus diwaspadai.

Apabila ibu mengalami gejala-gejala tersebut, jangan tunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan yang merawat selama ini. Karena bila diatasi dengan cepat dan tepat, ibu dan janin dapat selamat.

3. Konsultasi dengan dokter kandungan mengenai metode persalinan

Setelah terdiagnosis kanker serviks, diskusikan dengan dokter kandungan Anda mengenai metode persalinan yang harus dijalani. Umumnya, dokter akan menganjurkan persalinan dilakukan melalui operasi sectio caesaria saat usia kehamilan sudah cukup bulan, yaitu sekitar 37 atau 38 minggu.

4. Tetap tenang

Menjalani kehamilan dengan kanker serviks pastilah bukan hal yang mudah. Akan tetapi, ibu harus tetap tenang. Tidak sedikit kasus kehamilan dengan kanker serviks yang berhasil diobati dan janinnya tetap lahir dengan sehat.

Dengan dukungan orang-orang terdekat serta pengobatan yang intensif, kondisi kanker serviks ini tetap dapat dilalui.

Kanker serviks yang dialami di tengah kehamilan memang bukan kasus yang mudah, baik dari sisi dokter yang menangani maupun ibu hamil yang menjalaninya.

Karena itu, kondisi ini mengharuskan pemantauan secara intensif dan menyeluruh sepanjang kehamilan agar ibu mendapatkan pengobatan yang tepat, serta janin dapat berkembang dan lahir dengan selamat.(NP/RVS/klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penyebab Kanker Serviks


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler